Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cara Menyimpan Telur Rebus Tetap Segar dan Gak Mudah Busuk

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 23:27 WIB | Oleh:
Cara Menyimpan Telur Rebus Tetap Segar dan Gak Mudah Busuk Doc: Shutterstock

TELUR rebus merupakan makanan kaya protein yang mudah dikonsumsi dan mudah didapat, namun penyimpanan yang kurang baik sering kali bisa menyebabkan kontaminasi bakteri yang justru bisa menjadi masalah kesehatan keluarga.

Dikutip dari laman Everyday Health, Jumat, telur rebus mudah rusak karena dapat mengandung kuman dan membusuk jika tidak disimpan dengan benar di lemari pendingin.

“Jangan biarkan makanan yang mudah busuk di luar ruangan lebih dari dua jam jika Anda berencana untuk memakannya. Ini berlaku bahkan jika cuacanya lebih dingin, karena bakteri dapat berkembang biak dengan cepat ketika suhu berada antara 40 dan 140 derajat Fahrenheit yang disebut sebagai ‘zona bahaya’,” kata profesor ilmu pangan dan direktur Pusat Keamanan Pangan di Universitas Georgia di Athens Francisco Diez-Gonzalez, PhD.

Meskipun telur memiliki cangkang pelindung, namun para ahli mengatakan cangkang tersebut tidak juga melindungi telur dari kelembaban dan tidak kedap air.

Meskipun disimpan di lemari es, telur rebus sebaiknya dikonsumsi cukup cepat yakni dalam waktu satu minggu setelah dimasak.

Seorang spesialis keamanan pangan senior di Departemen Ilmu Pangan Universitas Penn State di University Park, Pennsylvania Martin Bucknavage menjelaskan tanda telur busuk yang dibiarkan terlalu lama di luar ruangan akan mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

“Bakteri seperti salmonella dapat membuat Anda sakit meskipun telur tersebut tidak terlihat, terasa, atau berbau busuk, dan kuman ini seringkali terdapat pada telur mentah atau setengah matang,” kata Bucknavage.

Menurut Diez, jika cangkang telur retak, hal ini mempermudah kontaminasi tambahan oleh sumber bakteri eksternal. Bakteri ini dapat bertahan bahkan pada cangkang telur yang bersih dan utuh.

Saran dari ahli ini juga ditujukan untuk masyarakat yang ingin merayakan Paskah dan menggunakan telur rebus sebagai dekorasi perayaan Paskah. Mereka merekomendasikan menggunakan telur plastik untuk dekorasi dan menyiapkan telur rebus asli untuk dimakan keluarga agar tidak terkena kontaminasi bakteri.

Selain itu, warna-warni pada telur Paskah juga bisa menggunakan pewarna alami yang lebih aman dengan campuran buah bit untuk warna merah muda, kulit bawang merah direbus untuk warna merah, jus wortel parut untuk warna oranye, cairan dari perasan sayur bayam atau kol untuk hijau atau jus anggur untuk warna lavender.

Risiko kontaminasi juga akan lebih rendah jika mengadakan perburuan telur Paskah di dalam ruangan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Bukankah Petasan Sudah Dila...

10 Aksesori Apple Watch Terbaik yang Mungkin Belum Anda Ketahui

33 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
10 Aksesori Apple Watch Ter...
Nasional
KPK Dalami Pembelian Mobil,...
Nasional
KPK Mulai Dalami Penugasan ...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.