Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Bisa Dialihfungsikan! Lebak Tetapkan 28.100 Hektare Lahan Pertanian

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 18:50 WIB | Oleh:
Tak Bisa Dialihfungsikan! Lebak Tetapkan 28.100 Hektare Lahan Pertanian Doc: Antara Foto
Ket. Areal persawahan di Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak masuk kategori Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dilarang alihfungsi, karena menyumbangkan ketahanan pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten menetapkan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) seluas 28.100 hektare, sehingga tidak boleh dialihfungsikan, karena menghasilkan produksi ketahanan pangan nasional.

"Kita minta semua pihak, termasuk masyarakat maupun pengusaha mematuhi sesuai Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah. Dimana peraturan itu untuk menjaga lahan subur agar tidak berubah menjadi pemukiman, industri, atau kegunaan non-pertanian lainnya," kata Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar di Lebak, Sabtu.

Penetapan LP2B tersebut karena menyumbangkan produksi ketahanan pangan nasional, sehingga dilarang beralih fungsi lahan.

Pemerintah daerah menjaga dan melindungi kawasan LP2B tersebut agar tidak beralih fungsi lahan, sebab bila kawasan itu terjadi alih fungsi lahan, dipastikan tidak akan tercapai kedaulatan pangan nasional.

Begitu juga bagi pelaku pelanggar alih fungsi lahan, harus dikenakan sanksi tegas, termasuk denda, agar ada efek jera dan kepastian hukum.

"Kami sangat mendukung Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan yang akan menyiapkan aturan terkait denda alih fungsi lahan, terutama LP2B itu untuk mencegah lahan aktif disalahgunakan," kata lelaki alumni Fakultas Pertanian Universitas Yogyakarta Gadjah Mada (UGM).

Menurut dia, pemerintah tentu wajib melindungi kawasan lahan pertanian produktif dari alih fungsi, guna menjamin kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Perlindungan lahan pertanian produktif dapat meningkatkan kesejahteraan petani, dan menjamin ketersediaan pangan pokok.

Dengan demikian, lahan yang sudah ditetapkan LP2B seluas 28.100 hektare tidak boleh dialihfungsikan, kecuali untuk kepentingan umum dan wajib menyediakan lahan pengganti.

"Kami mengapresiasi kebijakan Pemkab Lebak menghapus Pajak Bumi Bangunan (PBB) bagi pemilik lahan pertanian di bawah 5.000 meter atau setengah hektare untuk mendukung program swasembada pangan yang berkelanjutan," kata Deni.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak Ruhiana mengatakan, pihaknya merasa lega dan senang pemerintah daerah memberikan tindakan tegas terhadap kawasan LP2B yang beralih fungsi lahan.

"Kita di sini memiliki LP2B seluas 150 hektare dan tidak boleh dialihfungsikan lahan menjadi permukiman maupun kawasan industri."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.