Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Karhutla, OMC Riau Tebar 11 Ton Garam sejak Akhir Maret 2026

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 17:52 WIB | Oleh:
Cegah Karhutla, OMC Riau Tebar 11 Ton Garam sejak Akhir Maret 2026 Doc: Antara Foto
Ket. Kegiatan persiapan operasi modifikasi cuaca di Provinsi Riau dengan menyemai satu ton garam untuk satu kali perjalanan.

Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau sudah menyemai 11 ton garam sejak 28 Maret hingga 1 April 2026, untuk menciptakan hujan buatan guna membasahi lahan, terutama gambut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau Jim Gafur mengatakan OMC kali ini merupakan kegiatan tahap kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya, juga sudah dilakukan kegiatan serupa pada awal Februari lalu.

“Operasi ini bertujuan memicu hujan buatan agar kondisi lahan, khususnya gambut, tetap lembap dan tidak mudah terbakar,” katanya di Pekanbaru, Sabtu.

OMC, lanjutnya, difokuskan di daerah pesisir timur Riau, yakni Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai. Ia menilai langkah tersebut cukup efektif dalam menekan potensi kebakaran di sejumlah wilayah.

Selain adanya pesawat OMC, saat ini di Riau juga sudah ada satu unit helikopter untuk kegiatan water bombing. Pihaknya juga sedang mengajukan untuk penambahan helikopter water bombing, karena luasan karhutla di Riau terus bertambah.

“Kami sudah mengajukan kembali untuk helikopter water bombing, saat ini sedang diproses, karena perizinannya cukup panjang,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 310 titik panas di Provinsi Riau dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Bengkalis yang mencapai 273 titik. Selain di Bengkalis, titik panas juga ada di Kabupaten Pelalawan (15), Kota Dumai (9), Indragiri Hulu (3), Indragiri Hilir (2), Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru masing-masing satu.

Sementara itu, di Pulau Sumatra terdeteksi 405 titik panas dengan Provinsi Riau yang paling banyak. Kemudian, Sumatera Selatan (30), Kepulauan Bangka Belitung (24), Jambi (21), Kepulauan Riau (14), Aceh, dan Sumatera Utara masing-masing-masing dua serta satu di Bengkulu dan Lampung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.