Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

InJourney Airports Siapkan Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 19:05 WIB | Oleh:
InJourney Airports Siapkan Pekerja Migran Indonesia Terampil ke Jepang Doc: Dok. Isti

JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memfasilitasi pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk siap bekerja di Jepang.

Diklat ini untuk mendukung Program SMK Go Global yang dicanangkan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. 

Diklat digelar melalui kolaborasi berbagai pihak dan berlangsung mulai Oktober 2025 hingga Februari 2026 dengan beberapa tahapan, yaitu pendaftaran, _webinar_, sesi wawancara, kelas daring, _medical check up_, hingga _boarding camp_ ISO Jepang. 

Di dalam program ini, InJourney Airports memfasilitasi 50 peserta terseleksi, sementara peserta lainnya didukung oleh berbagai institusi mitra. 

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam pengembangan SDM melalui program CSR yang berfokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja.

“Pengembangan SDM menjadi upaya kita bersama dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten, profesional sertai siap kerja di dalam negeri maupun lingkungan internasional. Di dalam pemenuhan bursa kerja luar negeri ini, InJourney Airports mendukung penuh melalui program pelatihan dan pendidikan yang  sesuai dengan kebutuhan industri di negara tujuan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4).

Ia menambahkan melalui program pendidikan dan pelatihan bagi PMI, InJourney Airports sebagai bagian dari BUMN juga menjalankan peran _agent of development.

Adapun pada hari ini, Jumat, 3 April 2026, bertempat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, didampingi antara lain oleh Direktur Teknik InJourney Airports Ristiyanto Eko Wibowo, melepas keberangkatan tahap pertama pekerja migran Indonesia (PMI) yang berjumlah 200 orang untuk menuju ke Jepang dalam Program SMK Go Global. 

Direktur Teknik InJourney Airports, Ristiyanto Eko Wibowo menuturkan pelepasan keberangkatan PMI menuju Jepang melalui Bandara Soekarno-Hatta ini merupakan bentuk konkret kolaborasi antara pemerintah dengan berbagai sektor dalam meningkatkan kualitas SDM. 

“Kolaborasi berbagai pihak ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam menempatkan 500.000 pekerja migran Indonesia terampil pada 2026,” tutupnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.