Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 21:55 WIB | Oleh:
Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Dorong Energi Terbarukan Doc: istimewa

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan energi nasional. 

Komitmen ini diperkuat sebagai solusi energi jangka panjang di tengah geopolitik global, yang berdampak pada volatilitas pasokan serta harga energi dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, pengembangan energi baru terbarukan merupakan langkah strategis Pertamina untuk ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fossil. Oleh karena itu, Pertamina terus memperkuat bauran energi melalui pengembangan energi baru terbarukan. Upaya ini tidak hanya meningkatkan independensi energi nasional, tetapi juga menjadi bagian untuk energi yang lebih bersih bagi lingkungan,” ujar Baron.

Hingga akhir tahun 2025, Pertamina menghasilkan energi bersih hingga 8.743 Giga watt per jam (GWh) yang  berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon. Energi bersih seperti panas bumi (geothermal) ini menjadi sumber energi bagi berbagai pembangkit dengan kapasitas terpasang mencapai 3.271 Mega Watt (MW). 

Di antaranya, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) sebesar 2,4 MW, Gas to Power dari Jawa Satu Power sebesar 1.760 MW, Gas to Power dari Pertamina Power Indonesia sebesar 12,9 MW, solar dari Pertamina Power Indonesia sebesar 55,3 MW, serta energi panas bumi sebesar 772,5 MW. 

Selain itu, kepemilikan saham subholding Pertamina New & Renewable Energy pada  perusahaan Filipina Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) menghasilkan pembangkit listrik tenaga surya sebesar 669,3 MW. 

Pengembangan energi bersih tak hanya untuk sektor komersial, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat. 

Hingga kini, Pertamina telah membangun 252 Desa Energi Berdikari (DEB) di seluruh Indonesia, untuk mengembangkan energi transisi. Yakni, panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. 

"Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi,” ungkap Baron. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 156 lokasi DEB terbukti mampu memproduksi 15,8 ribu ton bahan pangan beras dan 890,4 ton bahan pangan non beras, untuk mendukung ketahanan pangan nasional. 

Ke depan, Pertamina berkomitmen untuk memperluas inisiatif berbasis energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, Indonesia yang tidak hanya mampu menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan iklim, tetapi juga tumbuh menjadi pusat kemandirian energi dan ekonomi baru.

Pemanfaatan energi baru terbarukan ini juga sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah pada tahun mendatang. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tak hanya menjadi sumber energi namun sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.