Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Darurat Sampah di Banjarmasin, DPRD Minta Edukasi Warga Diperkuat

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 11:22 WIB | Oleh:
Darurat Sampah di Banjarmasin, DPRD Minta Edukasi Warga Diperkuat Doc: Antara Foto
Ket. Anggota DPRD Kota Bajarmasin Hendra saat melaksanakan kegiatan reses salah satunya menyampakan edukasi penanganan darurat sampah di wilayah Surgi Mufti di Banjarmasin Utara, Jumat (3/4/2026).

Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Hendra mendukung gerakan edukasi penanganan darurat sampah yang terjadi di daerah itu, karena ditutupnya Tempat Pemrosesan Akhir Sampah(TPAS) Basirih oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI.

"Kita harus terus menggerakkan pemahaman kepada masyarakat agar mengurangi produksi sampah yang harus dibuang ke TPAS," ujarnya saat kegiatan reses di Surgi Mufti, Banjarmasin Utara, Jumat.

Menurut dia, penanganan darurat sampah di kota ini yang sudah ditetapkan sejak Februari 2025 hingga kini belum dicabut, tidak bisa bertumpu pada pemerintah saja, namun harus saling kolaborasi melakukan edukasi ke masyarakat, utamanya program pemilahan sampah.

"Kami di legislatif seperti saat kegiatan reses ini, karena banyak bertemu masyarakat, setidaknya menyisipkan pesan untuk sama-sama menanggulangi permasalahan sampah ini," ucap Hendra.

Sebagaimana diketahui, ungkap dia, Pemkot Banjarmasin melakukan gerakan pilah sampah di lingkungan masyarakat, bahkan mendirikan rumah-rumah pilah sampah di setiap kelurahan dan operasi maksimal tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) juga TPS 3R (reduce, reuse, recycle).

Selain itu, ungkap dia, Pemkot Banjarmasin juga mengangkat ribuan agen edukasi penanganan sampah yang ditugaskan di setiap RT. Demikian juga mengaktifkan ratusan bank sampah.

"Semua gerakan ini diharapkan menjadi solusi signifikan mengurangi permasalahan sampah di daerah kita," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengapresiasi kegiatan reses dewan yang mengandung edukasi dan ajakan untuk penanganan darurat sampah di daerah ini.

Karena menurutnya, penanganan darurat sampah di kota ini melibatkan semua lapisan masyarakat, utamanya dapat mengelola sampah di masing-masing rumah, yakni memilah sampah organik dan non organik yang bisa dimanfaatkan.

Karena produksi sampah di Kota Banjarmasin rata-rata di atas 400 ton per harinya, hingga jika tidak dilakukan pemilahan, sampah yang harus dikirim ke TPAS sangat besar dan menyulitkan, apalagi TPAS Basirih ditutup, Pemkot Banjarmasin harus mengirim sampah ke TPAS Banjarbakula di wilayah kota Banjarbaru, di mana jaraknya cukup jauh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.