Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hore! Gunung Gede Pangrango Buka Lagi Jalur Pendakian Pakai Gelang Khusus, Catat Tanggalnya 13 April

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 19:47 WIB | Oleh:
Hore! Gunung Gede Pangrango Buka Lagi Jalur Pendakian Pakai Gelang Khusus, Catat Tanggalnya 13 April Doc: ANTARA/Ahmad Fikri.
Ket. Pintu pendakian ke Gunung Gede-Pangarango via Gunung Putri di Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, JAWA BARAT - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kembali membuka jalur pendakian setelah enam bulan ditutup dimana setiap pendaki akan mendapat gelang khusus Radio Frequency Identification (RFID) guna mengantisipasi pendakian ilegal saat pembukaan pada 13 April 2026.

Humas TNGGP Agus Deni di Cianjur, Kamis, mengatakan saat dibuka jalur pendaki kemungkinan akan dilakukan ujicoba penggunaan gelang tersebut sehingga dapat mendeteksi keberadaan pendaki dan membedakan pendaki ilegal atau tidak mendaftar secara online.

Pendaki yang sempat melakukan pendaftaran secara online dapat segera menghubungi pusat layanan atau call center untuk melakukan penjadwalan ulang karena kuota per hari masih sama sebanyak 300 pendaki yang dapat melakukan pendakian dari 3 pintu masuk pendakian.

"Gelang khusus yang akan dipakai calon pendaki bertujuan untuk memastikan keselamatan pendaki dan mempermudah pencarian saat terjadi pendaki dilaporkan hilang, namun kami belum tahu teknis-nya nanti seperti apa " katanya.

Dia menjelaskan gelang RFID menggunakan teknologi nirkabel yang menggunakan gelombang radio untuk mengidentifikasi dan melacak objek secara otomatis melalui label elektronik, sekaligus dapat menjadi penanda pendaki yang naik secara prosedural atau legal.

Sehingga, saat pendakian kembali dibuka, kemungkinan masing-masing calon pendaki akan mendapat gelang RFID dengan tujuan untuk keselamatan dan mempermudah pencarian saat terjadi hal tidak diinginkan menimpa pendaki.

"Kami masih menunggu informasi untuk penerapannya seperti apa, termasuk nanti tata pengembalian gelang yang dipakai karena penerapannya akan dilakukan Dirjen Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi," katanya.

Dia mengimbau seiring dibukanya kembali jalur pendakian, para pendaki menjadi pendaki cerdas yang tidak naik secara ilegal serta tetap menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Pendakian sempat ditutup selama enam bulan karena sampah dan perbaikan sistem pengelolaan, sehingga kami berharap para pendaki menjadi pendaki cerdas dengan tidak meninggalkan sampah dan merusak kelestarian alam di taman nasional," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Customer Service
Customer Service
02 Apr 2026, 21:47 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Customer Service
Customer Service
02 Apr 2026, 21:48 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Customer Service
Customer Service
02 Apr 2026, 21:48 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.