Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNPB Imbau Warga Tak Kembali ke Bangunan Pascagempa

📅 Kamis, 02 Apr 2026, 17:00 WIB | Oleh:
BNPB Imbau Warga Tak Kembali ke Bangunan Pascagempa Doc: Instagram/@bnpb_indonesia
Ket. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Abdul Muhari

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tidak kembali ke dalam bangunan pascagempa. Imbauan ini disampaikan untuk menghindari risiko bahaya akibat kerusakan struktur.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Abdul Muhari, meminta warga tetap waspada terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak seperti Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Ternate.

Ia menekankan agar fasilitas publik dan umum sementara waktu tidak digunakan. “Kepada saudara-saudara kami jangan kembali memasuki dulu gedung-gedung,” ujar Abdul Muhari dalam video resmi, Kamis (2/4).

Bangunan yang dimaksud meliputi perkantoran, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga tempat ibadah. Masyarakat diminta menjauhi lokasi tersebut hingga dipastikan aman.

“Jangan kembali memasuki dulu gedung-gedung fasilitas publik, perkantoran, fasilitas umum, fasdik, fasilitas pendidikan, sekolah, dan seterusnya. Faskes, fasum, fasilitas ibadah, tolong dijauhi dulu,” ujar dia.

Ia kemudian mengatakan, pemeriksaan kelayakan bangunan harus dilakukan sebelum digunakan kembali. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada kerusakan struktur yang membahayakan.

Menurut dia, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. “Pastikan kita sudah benar-benar memastikan kelaikan gedung itu sebelum digunakan kembali,” kata dia.

Selain itu, gempa susulan masih berpotensi terjadi di wilayah terdampak. Bahkan, beberapa gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas magnitudo 5. Kondisi tersebut dapat memperparah kerusakan bangunan yang sudah terdampak gempa utama. Risiko seperti kegagalan struktur atau runtuhnya bangunan masih mungkin terjadi.

BNPB mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kewaspadaan dinilai penting untuk menghindari risiko korban akibat gempa susulan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.