Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Banten Imbau Warga Tidak Beli BBM Berlebihan

📅 Rabu, 01 Apr 2026, 09:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Banten Imbau Warga Tidak Beli BBM Berlebihan Doc: ANTARA
Ket. Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang Ruta Ireng Wicaksono.

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang, Banten mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) secara berlebihan bahkan menimbun karena berdampak negatif.

“Pemerintah pusat sudah menyampaikan bahwa sampai saat ini tidak ada kenaikan harga BBM. Oleh karena itu, kami turut mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk tidak panik dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” kata Asisten Daerah bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, dalam keterangannya di Tangerang, Rabu (01/4).

Ia mengatakan informasi yang beredar terkait kenaikan harga BBM telah diklarifikasi oleh pemerintah pusat. Berdasarkan rilis resmi, tidak ada penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat. Maka itu perilaku panic buying maupun penimbunan BBM justru dapat menimbulkan dampak negatif, termasuk potensi kelangkaan di lapangan serta risiko pelanggaran hukum.

”Selain itu, Pemkot Tangerang terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta pihak terkait guna memastikan ketersediaan dan distribusi BBM tetap berjalan lancar di wilayah Kota Tangerang,” katanya.

Masyarakat diharapkan dapat bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta selalu mengacu pada sumber resmi agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang terpenting saat ini adalah menjaga situasi tetap kondusif. Tidak perlu panik, karena kondisi BBM masih aman dan stabil,” katanya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi tidak mengalami kenaikan.

Melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa, Prasetyo mengatakan keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan koordinasi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto

"Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan. Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," kata Prasetyo.

Pemerintah juga memastikan pastikan BBM nasional dalam kondisi aman dan tersedia sehingga masyarakat diminta tidak panik ataupun resah terhadap isu kenaikan harga.

"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.