Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengemudi Patut Waspadai “Aquaplaning” saat Berkendara ketika Hujan

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Pengemudi Patut Waspadai “Aquaplaning” saat Berkendara ketika Hujan Doc: Freepik

JAKARTA – Arus balik Lebaran mulai terjadi di sejumlah ruas jalan dengan kondisi cuaca hujan yang mengguyur beberapa wilayah. Kondisi jalan yang basah dan tergenang air membuat pengendara diimbau lebih waspada saat berkendara.

Fenomena aquaplaning atau hydroplaning menjadi salah satu risiko yang dapat terjadi saat berkendara di tengah hujan deras. Kondisi ini terjadi ketika ban kendaraan kehilangan kontak dengan permukaan jalan.

Hal ini diakibatkan akibat lapisan air yang terbentuk di antara ban dan aspal. Aquaplaning biasanya muncul secara bertahap saat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan yang tergenang air.

Dalam banyak kasus, hanya sebagian ban yang kehilangan kontak dengan jalan. Sehingga kendaraan masih dapat dikendalikan meskipun pengemudi mungkin merasakan ketidakseimbangan pada roda.

Untuk mengurangi risiko aquaplaning, pengemudi disarankan memeriksa tekanan ban secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan. Kemudian, menyesuaikan kecepatan saat hujan deras, serta mematikan fitur cruise control agar kendali kendaraan tetap manual.

Selain itu, pengemudi juga dianjurkan melihat kondisi jalan lebih jauh ke depan untuk mengantisipasi genangan air yang berpotensi memicu aquaplaning. Meski demikian, aquaplaning yang menyebabkan hilangnya kendali kendaraan secara total tergolong sangat jarang.

Kondisi tersebut hanya terjadi ketika keempat ban kehilangan cengkeraman secara bersamaan. Aquaplaning diperkirakan hanya menyumbang sekitar 0,1 persen dari kecelakaan di jalan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.