• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Akselerasi AI Enterprise, ...

Akselerasi AI Enterprise, Lenovo dan Nvidia Luncurkan Solusi Hybrid AI Advantage

Minggu, 29 Mar 2026, 18:12 WIB

JAKARTA – Lenovo mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di tingkat enterprise melalui peluncuran solusi terbaru Lenovo Hybrid AI Advantage™ bersama Nvidia dalam ajang Nvidia GTC. Solusi ini dirancang untuk mempercepat implementasi AI, mengurangi time-to-first-token (TTFT), serta menghadirkan inferensi real-time dari perangkat personal hingga AI factory berskala besar.

Pengembangan terbaru ini memperluas cakupan solusi Lenovo dari perangkat pengguna hingga data center dan cloud AI berskala gigawatt. Langkah tersebut memungkinkan pengambilan keputusan secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong otomatisasi cerdas di berbagai sektor industri.

Ket. Foto: Untuk memperkuat dominasi AI enterprise Lenovo meluncurkan Hybrid AI Advantage™ bersama Nvidia. Solusi ini menawarkan efisiensi biaya hingga 8 kali lebih rendah, teknologi ini memungkinkan implementasi AI real-time mulai dari perangkat edge hingga data center berskala besar. — Sumber: Lenovo

Seiring perkembangan AI dari sekadar pelatihan model menjadi mesin pengambilan keputusan, kebutuhan akan infrastruktur yang andal dan aman semakin meningkat. Berdasarkan CIO Playbook 2026 oleh IDC, sebanyak 84% organisasi diperkirakan akan mengoperasikan AI di lingkungan on-premises atau edge bersamaan dengan cloud, sehingga mendorong permintaan terhadap platform hybrid AI yang tervalidasi dan siap produksi.

“Bersama Nvidia, Lenovo berada dalam posisi unik untuk membantu organisasi mengoperasionalkan AI, mulai dari tahap eksperimen hingga implementasi skala enterprise,” ujar Chairman dan CEO Lenovo, Yuanqing Yang melalui keterangannya pada hari Kamis (26/3).

Ia menambahkan, meningkatnya beban kerja inferensi akibat perkembangan agentic AI membuat efisiensi biaya dan kinerja per token menjadi krusial. Oleh karena itu, Lenovo dan Nvidia menghadirkan berbagai inovasi, termasuk platform inferensi berbasis Nvidia Dynamo dan Nvidia NIM, pengembangan AI cloud gigafactory dengan Nvidia Vera Rubin NVL72, serta solusi agentic AI berbasis Nvidia Blueprints.

Founder dan CEO Nvidia Jensen Huang menyebut AI kini telah memasuki fase produksi. “Kecerdasan kini dihasilkan secara real-time. Perusahaan membutuhkan sistem yang mampu mendukung skala tersebut,” ujarnya.

Dorong Implementasi AI di Indonesia

President Director Lenovo Indonesia, Budi Janto, mengatakan perusahaan di Indonesia mulai beralih dari tahap eksperimen ke implementasi AI yang lebih aplikatif.

“Pendekatan hibrida menjadi preferensi utama. Bersama Nvidia, kami menghadirkan solusi terintegrasi yang memungkinkan adopsi AI lebih cepat dan efisien, dengan fleksibilitas lintas cloud, data center, dan edge,” katanya.

Perangkat dan Infrastruktur AI dari Edge hingga Data Center

Lenovo menghadirkan berbagai perangkat untuk mendukung pengembangan dan inferensi AI secara real-time, mulai dari workstation hingga server enterprise. Beberapa di antaranya adalah laptop dan workstation terbaru berbasis GPU Nvidia RTX PRO Blackwell. Selanjutnya desktop ThinkStation dengan performa tinggi untuk komputasi AI.

Lainnya adalah platform AI developer dengan kemampuan hingga 200 miliar parameter dan solusi end-to-end untuk pengembangan AI yang aman dan berbasis on-premises. Selain itu, Lenovo juga memperkenalkan konsep baterai silikon-anoda dengan kepadatan tinggi untuk meningkatkan performa perangkat tanpa menambah ukuran.

Inferensi Real-Time dan Efisiensi Biaya

Solusi Lenovo Hybrid AI Advantageâ„¢ diklaim mampu memberikan return on investment (ROI) dalam waktu kurang dari enam bulan, serta menekan biaya per token hingga delapan kali lebih rendah dibandingkan layanan cloud sejenis.

Server ThinkSystem dan ThinkEdge terbaru memungkinkan inferensi real-time di berbagai sektor, seperti ritel, manufaktur, kesehatan, hingga smart city. Infrastruktur ini juga didukung sistem bersertifikasi Nvidia dan perangkat lunak Nvidia AI Enterprise.

Ekspansi AI ke Berbagai Industri

Lenovo memperluas portofolio AI melalui solusi agentic dan physical AI yang siap digunakan di berbagai sektor seperti

Olahraga: Analitik real-time dan pengalaman penggemar yang imersif.

Ritel: Asisten cerdas untuk interaksi pelanggan dan efisiensi operasional.

Manufaktur: Otomatisasi inspeksi dan peningkatan keselamatan kerja.

Transportasi: Solusi AI untuk kendaraan dan manajemen armada.

Melalui ekosistem Lenovo AI Innovators, perusahaan juga menggandeng mitra global untuk menghadirkan solusi AI di sektor publik dan smart city.

Menuju AI Cloud Generasi Baru

Lenovo turut menghadirkan infrastruktur AI cloud generasi terbaru berbasis Nvidia Vera Rubin. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan hingga 10 kali lipat sekaligus menurunkan biaya per token secara signifikan.

Dengan dukungan Hybrid AI Factory Services, Lenovo membantu penyedia layanan AI mempercepat transisi dari pembangunan infrastruktur menuju monetisasi dengan risiko yang lebih rendah.

Percepat Transformasi AI Global

Melalui framework Lenovo 360, perusahaan memperkuat ekosistem mitra global untuk mempercepat implementasi AI dari tahap uji coba menuju produksi. Kolaborasi Lenovo dan Nvidia ini menegaskan arah baru transformasi digital: AI tidak lagi sekadar eksperimen, tetapi telah menjadi fondasi utama operasional bisnis modern.

  • Nvidia
  • Lenovo
  • Infrastruktur AI
  • Hybrid AI Advantage
  • AI enterprise
  • Agentic AI
  • Nvidia GTC
  • Digital Transformation

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.