Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bandung Ajak Para Pengusaha Bangkitkan Ekonomi

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 23:08 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Ajak Para Pengusaha Bangkitkan Ekonomi  Doc: Humas Kota Bandung
Ket. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak para pengusaha untuk mengambil peran strategis dalam membangkitkan ekonomi yang hingga kini belum sepenuhnya pulih pascapandemi Covid-19.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Farhan saat acara Halal Bihalal Keluarga Besar Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta FKPPI Jawa Barat di RJS Room, Hotel Aryaduta Bandung, Jumat (27/3) lalu.

Dalam suasana penuh kehangatan Idulfitri, Wali Kota Farhan menyatakan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan ekonomi Bandung.

“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini masih di angka 5,27 persen,. Padahal sebelum pandemi bisa mencapai 7 hingga 8 persen. Artinya, kita masih punya pekerjaan besar,” ujar Wali Kota Farhan.

Wali Kota Farhan mengungkapkan, ada dua sektor utama yang menyebabkan melambatnya pemulihan ekonomi, yakni transportasi dan industri pengolahan.

Sektor transportasi terdampak signifikan akibat belum optimalnya operasional Bandara Husein Sastranegara.

“Kalau bandara kembali hidup, kontribusi sektor transportasi akan langsung terdongkrak. Ini yang sedang kita perjuangkan bersama pemerintah pusat,” kata dia.

Sedangkan sektor industri pengolahan mengalami stagnasi karena pembatasan industri besar di dalam kota. Akibatnya, kontribusi manufaktur menurun drastis.

Sebagai solusi, Wali Kota Farhan mendorong penguatan sektor usaha kecil dan menengah, khususnya industri kreatif berbasis fesyen.

Ia menyebut Bandung memiliki keunggulan kuat di sektor ini, bahkan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Sejumlah brand lokal telah membuktikan potensi tersebut, termasuk karya desainer Ivan Gunawan serta brand populer seperti Buttonscarves.

Tak hanya itu, kawasan Cibaduyut juga akan kembali didorong sebagai pusat industri sepatu yang memiliki nilai ekspor tinggi.

“Sepatu kulit buatan Bandung bisa menembus pasar ekspor dengan harga tinggi. Ini peluang besar yang harus kita manfaatkan,” tegas dia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Farhan juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali kawasan pusat kota, termasuk Masjid Agung Bandung sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.