Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara Mungil di Afrika Barat Ini Bebaskan Visa Diplomatik bagi Indonesia

📅 Sabtu, 28 Mar 2026, 23:17 WIB | Oleh:
Negara Mungil di Afrika Barat Ini Bebaskan Visa Diplomatik bagi Indonesia Doc: Wikipedia
Ket. Istana Kepresidenan Sao Tome and Principe

JAKARTA - Republik Indonesia dan Sao Tome dan Principe menegaskan komitmen untuk mempererat hubungan bilateral melalui penandatanganan Perjanjian Bebas Visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas.

Komitmen itu disampaikan pada pertemuan antara Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri, Kerja Sama, dan Komunitas Sao Tome dan Principe, Ilza Amado Vaz di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Organization of African, Caribbean, and Pacific States (KTT OACPS) ke-11 di Guinea Ekuatorial, Jumat (27/3).

Dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri Indonesia di Jakarta, Sabtu, Arrmanatha menyampaikan apresiasi atas kesamaan visi sebagai sesama negara kepulauan, dalam penguatan kerja sama kelautan dan tata kelola maritim.

Kesamaan tersebut, antara lain, juga tercermin dengan kehadiran Perdana Menteri Sao Tome dan Principe pada KTT Archipelagic and Island States (AIS) Forum di Bali, Indonesia pada 11 Oktober 2023 lalu.

Indonesia dan Sao Tome dan Principe juga sepakat untuk mendorong kerja sama yang lebih erat di tingkat bilateral. Fokus kerja sama meliputi penjajakan mekanisme konsultasi bilateral, peningkatan perdagangan dan investasi, serta penguatan kerja sama pembangunan.

Kedua pihak menegaskan pentingnya koordinasi dalam berbagai fora internasional guna mendorong tata kelola global yang lebih inklusif dan berkeadilan.

"Kami mengharapkan dukungan Sao Tome dan Principe terhadap pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030, serta dalam mendorong terwujudnya Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dan ECOWAS," kata Arrmanatha.

Sebagai mitra di kawasan Afrika Barat, Sao Tome dan Principe memiliki peran penting sebagai salah satu sumber impor kakao Indonesia. Selain itu, peluang kerja sama juga terbuka luas di sektor energi, khususnya minyak dan gas, serta pengembangan manajemen pariwisata. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.