Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Wali Kota Bandung Minta Para Pendatang untuk Segera Urus Adminduk

26 Kamis, 26 Mar 2026, 12:55 WIB | Oleh:
Wali Kota Bandung Minta Para Pendatang untuk Segera Urus Adminduk  Wali Kota Bandung Minta Para Pendatang untuk Segera Urus Adminduk  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Di tengah suasana arus balik Idulfitri 1447 Hijriah, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berkunjung ke Terminal Leuwi Panjang untuk meninjau kegiatan imbauan simpatik sekaligus pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), Rabu (25/3).

Kunjungan ini dilakukan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, sebagai upaya memastikan para pendatang yang kembali ke Kota Kembang tercatat secara resmi dalam sistem administrasi kependudukan.

Di kesempatan itu, Wali Kota Farhan menyatakan bahwa Terminal Leuwi Panjang merupakan salah satu titik krusial mobilitas masyarakat, terutama pada momentum arus mudik dan balik Lebaran.

Pemerintah hadir untuk memastikan pergerakan warga tetap terpantau dan tertib secara administrasi.

“Bandung ini bukan hanya daerah asal mudik, tapi juga tujuan. Maka kita ingin memastikan mereka yang datang kembali ke Bandung bisa tercatat dengan baik,” ujar dia.

Dari hasil pendataan sementara, Disdukcapil Kota Bandung mencatat sedikitnya 59 warga non-permanen telah terdata dalam kegiatan tersebut. Mayoritas di antaranya merupakan usia produktif yang telah memiliki pekerjaan di Kota Bandung.

Melihat kondisi itu, Wali Kota Farhan meminta para pendatang segera mengurus perpindahan domisili KTP ke Kota Bandung.  Ia memastikan, proses tersebut kini semakin mudah dan cepat karena dapat dilakukan secara daring.

“Hanya dengan surat pindah, KTP Kota Bandung bisa selesai maksimal tiga hari kerja. Prosesnya sederhana dan tidak berbelit,” tutur dia.

Menurut dia, berbagai keuntungan administratif yang akan diperoleh jika berdomisili resmi di Kota Bandung, mulai dari kemudahan akses layanan publik hingga pengurusan perizinan usaha dan fasilitas keuangan seperti pengajuan kredit.

Namun demikian, Wali Kota Farhan mengakui masih ada sebagian pendatang yang belum memiliki pekerjaan tetap dan memilih tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi pemerintah.

Ke depan, Pemkot Bandung akan mengoptimalkan pendataan berbasis kewilayahan melalui penguatan program Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Siaga Bencana. Langkah ini diharapkan mampu mendeteksi keberadaan warga baru secara lebih akurat hingga tingkat lingkungan.

“Dengan sistem kewilayahan yang kuat, kita bisa mengetahui pergerakan penduduk secara real time, sehingga kebijakan pelayanan publik bisa lebih tepat sasaran,” ungkap dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Masuk Grup Neraka! Ini Daftar Lengkap Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Masuk Grup Neraka! Ini Daftar Lengkap Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.