Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendagri Sebut Tiga Daerah Siap Bantu Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra

📅 Kamis, 26 Mar 2026, 12:05 WIB | Oleh:
Mendagri Sebut Tiga Daerah Siap Bantu Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatra Doc: RRI/Josua Sihombing

JAKARTA – Tiga daerah yang tidak terdampak terlalu parah akan membantu pemulihan pascabencana Sumatra di wilayah lainnya yang terdampak lebih berat. Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, Rabu (25/3) di Gedung Bina Graha, Jakarta.

Menurut Tito, sebagai Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, ini menunjukkan kolaborasi bersama antarpemerintah daerah. Hal ini menjadi penting, dalam upaya bersama untuk memulihkan dampak bencana Sumatra yang sangat parah.

"Berdasarkan perkembangan terakhir, sudah ada tiga daerah yang membuat pernyataan untuk membantu wilayah terdampak parah,” ujar dia.

Ketiga daerah itu adalah Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, dan Kabupaten Pematangsiantar.

Mendagri mengungkapkan inisiatif ketiga daerah itu muncul setelah adanya penambahan anggaran transfer ke daerah yang mencapai Rp10,6 Triliun. Hal ini merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan pascabencana di Sumatra.

Menurut Tito, anggaran itu ditujukan kepada Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Ketiga provinsi itu nantinya akan menyalurkan anggaran tersebut ke seluruh kabupaten/kota, baik yang terdampak maupun tidak terdampak bencana.

Mendagri berharap daerah yang tidak terdampak bencana dan mendapat anggaran tambahan, mau membantu daerah-daerah yang terdampak bencana. Menurut dia, kesadaran untuk saling membantu ini menjadi penting dalam meringankan upaya pemulihan daerah terdampak dengan keterbatasan anggaran.

"Kami mengharapkan daerah-daerah yang terdampak berat ini memiliki tambahan anggaran, supaya bisa bekerja menyelesaikan masalah,” ujar dia.

Mendagri menambahkan proses tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat, yaitu sekitar dua atau tiga tahun. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.