Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik Keluhkan Minimnya BRT ke Majalaya dari Leuwipanjang Saat Arus Balik

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Pemudik Keluhkan Minimnya BRT ke Majalaya dari Leuwipanjang Saat Arus Balik Doc: Antara Foto
Ket. Situasi turun penumpang di Terminal Leuwipanjang Bandung saat puncak arus balik Lebaran 2026, Selasa (24/3/2026).

Keterbatasan angkutan Bus Rapid Transit (BRT) ke Majalaya, Kabupaten Bandung, dari Terminal Leuwipanjang Bandung, menjadi hambatan tersendiri bagi pemudik yang baru tiba dari kampung halamannya, pada arus balik Lebaran 2026 ini.

Seperti yang terjadi pada Soleh (34) seorang pemudik yang ditemui di Terminal Leuwipanjang saat baru tiba bersama anak istrinya dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang mengaku kehabisan bus untuk melanjutkan perjalanan ke tempatnya mencari nafkah di Majalaya.

"Saya mau ke Majalaya, tapi ketika tiba di Leuwipanjang sini, bus ternyata sudah habis," kata Soleh yang ditemui saat tengah beristirahat di area terminal, Selasa.

Soleh mengaku agak sedikit kecewa dengan keadaan tersebut, karena setelah berjibaku dengan kemacetan di jalur Sukabumi menuju Bandung yang menghabiskan waktu sampai hampir delapan jam karena macet di jalur wisata Palabuhanratu dan daerah Cipatat sampai Padalarang, ternyata harus gigit jari karena bus ke Majalaya sudah tidak ada.

"Saya berangkat dari Sukabumi jam 7 pagi dan tiba di sini sekitar pukul 14.30 WIB karena macet parah di jalur Palabuhanratu dan di sekitar Padalarang, tapi bus ke Majalaya sudah tidak ada. Saya mungkin akan cari alternatif angkutan lain," ujar karyawan salah satu pabrik tekstil tersebut.

Soleh mengatakan dirinya akan mencari alternatif angkutan ke Majalaya di sekitar Lapangan Tegalega Bandung, di mana kemungkinan ada bus atau elf menuju ke Majalaya.

Ditemui di kantornya, Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat mengaku memang bus BRT ke Majalaya dari sana terakhir beroperasi sekitar pukul 13.00-14.00 WIB, dikarenakan armada yang terbatas.

Namun Asep mengatakan ke depan, saat Terminal Cicaheum ditutup untuk jadi depo BRT dan area Selatan Terminal Leuwipanjang akan menjadi titik operasional plus depo BRT, armada ke Majalaya dan untuk tujuan lainnya akan ditambah.

"Jadi armadanya sedikit paling banyak enam unit, sehingga sampai jam 1 atau jam 2 siang. Armada tersebut yang mengelola provinsi. Nanti kalau BRT sudah optimal operasi di Bandung, armadanya akan bertambah," ucap Asep.

Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, memprediksi 7.000 lebih orang akan berangkat dari fasilitas tersebut pada puncak arus balik dalam periode Lebaran 2026 ini, Selasa.

"Di hari ini, diprediksi akan menjadi puncak arus balik dengan 6.000 sampai 7.000 penumpang yang berangkat, yang datang menurun tapi masih rame," kata Kepala Asep.

Asep mengungkap angka ini akan menjadi yang tertinggi dalam arus balik setelah peningkatan mulai terlihat pada Senin (23/3) kemarin yang tercatat ada 5.200 penumpang berangkat dengan menggunakan sekitar 200 bus.

"Tapi dari arah Barat itu sebenarnya masih ramai juga di mana terakhir tercatat ada 5.998 penumpang yang datang dengan 250 bus," ucapnya.

Asep menjelaskan dalam periode arus balik ini, yang menjadi tujuan favorit penumpang adalah ke Jakarta, Bekasi, Cikarang (Kabupaten Bekasi), Karawang, Depok, Bogor, dengan jumlah penumpang yang berangkat dari terminal meningkat signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Babak Pertama Skuad Garuda Harus Mencetak Gol

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Babak Pertama Skuad Garuda ...
Advertisement
Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

Badan Geologi Ingatkan soal Gas Beracun di Balik Blue Fire Papandayan

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.