Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Salurkan Bansos Rp700 Miliar untuk Bencana di Sumatra

📅 Rabu, 25 Mar 2026, 21:22 WIB | Oleh:
Kemensos Salurkan Bansos Rp700 Miliar untuk Bencana di Sumatra Doc: Kemendagri

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan sosial kebencanaan senilai lebih dari Rp700 miliar guna penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk program ini mencapai lebih dari Rp2 triliun.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa penyaluran bantuan masih terus berlanjut.

Saat ini, Kemensos tengah memproses tahap berikutnya senilai Rp218 miliar sebagai bagian dari percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

“Dana Rp700 miliar sudah disalurkan, dan Rp218 miliar sedang dalam proses untuk segera disalurkan,” ujar Saifullah dalam konferensi pers, Rabu (25/3).

Anggaran Rp218 miliar tersebut ditujukan kepada sekitar 67.000 kepala keluarga (KK) penerima manfaat. Selain itu, bantuan juga mencakup jaminan hidup (jadup) bagi sekitar 270.000 jiwa.

Dalam rinciannya, Kemensos memberikan santunan Rp15 juta kepada ahli waris dari lebih dari 1.000 korban meninggal dunia. Sementara korban luka berat mendapatkan santunan masing-masing Rp5 juta.

Tak hanya itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan isian rumah sebesar Rp3 juta per keluarga, serta dukungan stimulan ekonomi senilai Rp5 juta. Untuk bantuan jadup, setiap individu menerima Rp450.000 per bulan selama tiga bulan guna memenuhi kebutuhan konsumsi.

Saifullah menegaskan bahwa seluruh penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penyintas yang telah melalui proses verifikasi ketat. Proses tersebut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pemerintah daerah, hingga verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) oleh Kemendagri.

Selain itu, pengawasan juga melibatkan aparat penegak hukum untuk memastikan akuntabilitas data dan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Data penerima bantuan yang telah divalidasi dan ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera.

Hal tersebut menjadi acuan utama dalam distribusi. Dalam penyalurannya, Kemensos bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk mengantarkan bantuan langsung kepada keluarga penerima yang telah terverifikasi.

Apabila alokasi anggaran awal dinilai belum mencukupi kebutuhan di lapangan Kemensis akan mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan. Langkah tersebut diambil guna memastikan seluruh masyarakat terdampak bencana mendapatkan dukungan pemulihan yang memadai dan berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.