Kementerian PU ajak Masyarakat Berwisata ke Pantai Malalayang saat Libur Lebaran
Selasa, 24 Mar 2026, 18:45 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong masyarakat mengunjungi Pantai Malalayang di Kota Manado untuk memanfaatkan libur Lebaran 2026. Kawasan tersebut kini telah tertata dan diproyeksikan menjadi destinasi unggulan untuk menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Pantai Malalayang berlokasi di Jalan Laut Sulawesi, Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara. Pantai yang berjarak sekitar empat kilometer dari pusat Kota Manado ini dapat ditempuh dalam waktu sekitar 10 menit.
Penataan dilakukan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulawesi Utara sebagai bagian dari strategi penguatan infrastruktur pariwisata. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan penataan kawasan ini tidak hanya berfokus pada estetika semata. Ia menyebut pembangunan fasilitas publik yang fungsional menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.
âKementerian PU menghadirkan infrastruktur pariwisata yang bukan hanya indah, tetapi juga fungsional. Dengan adanya fasilitas publik yang representatif, kawasan Malalayang diharapkan menjadi destinasi unggulan yang mendatangkan banyak wisatawan,â kata Dody melalui keterangan tertulis pada Selasa (24/3).
Penataan tahap kedua yang rampung pada akhir 2024 ini, membuat kawasan ini memiliki panjang tertata mencapai dua kilometer. Salah satu fasilitas utama adalah promenade sepanjang 800 meter yang mampu menampung hingga seribu pengunjung setiap hari.
Kawasan tersebut juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti taman bermain, teater terbuka, jembatan pejalan kaki, serta kios kuliner. Fasilitas lainnya mencakup dermaga perahu, menara wisata, pusat selam, hingga ruang publik multifungsi.
Selain Malalayang, Kementerian PU turut memperkuat konektivitas wisata bahari di Taman Nasional Bunaken. Pengembangan dilakukan melalui peningkatan akses jalan, pedestrian, gerbang kawasan, serta dermaga wisata.
Pemerintah juga menambahkan infrastruktur pemecah ombak guna menjaga ketahanan kawasan pesisir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan kawasan wisata di tengah dinamika lingkungan.
Melalui pengembangan ini, pemerintah menargetkan peningkatan kunjungan wisata sekaligus perputaran ekonomi daerah. Momentum Lebaran dinilai menjadi waktu strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan wisata yang telah ditata. ils/I-1
- Malalayang
- Kementerian PU
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
Dukung Panen Raya di KSPEAN Wanam, KemenPU Siapkan Sumber Air Alternatif
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.