Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IEA Minta Warga Dunia Hemat Energi Menyusul Melambungnya Harga Minyak

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 21:25 WIB | Oleh:
IEA Minta Warga Dunia Hemat Energi Menyusul Melambungnya Harga Minyak Doc: RRI/Magdalena Krisnawati

JAKARTA – Konflik AS-Israel dengan Iran menyebabkan gangguan pasokan dan naiknya harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak mentah, juga berdampak pada harga produk turunannya seperti solar, aftur dan LPG (liquefied petroleum gas).

“Dampak konflik pada harga energi dan perekonomian akan semakin berat. Upaya untuk menambah pasokan saja tidak akan cukup untuk mengimbangi disrupsi pasokan,” kata Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, menyampaikan hal tersebut seperti dikutip Selasa (24/3).

Kenaikan harga minyak dan dampaknya, tambah Birol, dirasakan hampir semua negara. Baik negara maju maupun negara berkembang terutama yang bergantung pada impor minyak.

Untuk itu, IEA mengajak masyarakat dunia untuk mulai melakukan gerakan hemat energi. IAE setidaknya menyampaikan 10 langkah hemat energi yang dapat dilakukan berkaitan dengan transportasi darat, perjalanan udara dan industri.

“Langkah hemat energi ini dapat dilakukan oleh pemerintah, pelaku usaha maupun rumah tangga,” ucap Birol.

Langkah-langkah tersebut meliputi bekerja dari jarak jauh jika memungkinkan, memilih alternatif perjalanan selain perjalanan udara.

Hemat energi juga dapat dilakukan dengan beralih ke kompor listrik, mengurangi kecepatan di jalan raya setidaknya 10 km/jam. Selain itu, melakukan perawatan kendaraan dan mengoptimalkan muatan untuk mengurangi kebutuhan bahan bakar solar.

“Saya yakin, langkah hemat energi ini akan bermanfaat di tengah krisis energi seperti sekarang ini,” ujar Birol.

Ia memuji sejumlah negara yang terkena dampak kenaikan harga minyak, dan sudah mengambil tindakan.

IEA menyebut negara seperti Indonesia, Vietnam dan Thailand, yang sudah menerapkan bekerja dari mana saja bagi pegawai negerinya. Ada juga yang menerapkan pembatasan perjalana luar kota dan luar ngeri, membatasi penggunaan AC serta mendorong penggunaan transportasi umum. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.