Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Data Dompet Dhuafa Ramadan 1447 H: Penghimpunan Naik 15,2%, Transaksi Digital Jadi Faktor Utama

📅 Selasa, 24 Mar 2026, 15:05 WIB | Oleh:
Data Dompet Dhuafa Ramadan 1447 H: Penghimpunan Naik 15,2%, Transaksi Digital Jadi Faktor Utama Doc: Istimewa
Ket. Lembaga filantropi Dompet Dhuafa mencatat pertumbuhan penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebesar 15,2 persen selama Ramadan 1447 Hijriah. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas kedermawanan sepanjang bulan suci.

JAKARTA - Lembaga filantropi Dompet Dhuafa mencatat pertumbuhan penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) sebesar 15,2 persen selama Ramadan 1447 Hijriah. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas kedermawanan sepanjang bulan suci.

Kampanye bertajuk "Berzakat Itu Kalcer" menjadi salah satu faktor pendorong peningkatan tersebut. Melalui pendekatan yang lebih dekat dengan generasi muda, kampanye ini dinilai berhasil memperluas jangkauan donatur, khususnya dari kalangan milenial dan Gen Z.

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kuatnya solidaritas sosial masyarakat Indonesia. Ia menilai tren positif tersebut menunjukkan kesadaran berzakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Alhamdulillah, keberkahan di Ramadan 1447 H masih terus mengalir dan menjadi bukti positif kedermawanan masyarakat Indonesia. Kenaikan penghimpunan 15,2% ini tidak hanya menjadi catatan capaian di Dompet Dhuafa, melainkan peranserta masyarakat yang semakin sadar menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf," ujarnya.

Selain peningkatan total penghimpunan, kontribusi transaksi digital juga tercatat dominan. Sebanyak 77,7 persen transaksi berasal dari kanal digital, sementara jumlah donatur baru meningkat hingga 72,8 persen dibandingkan periode sebelumnya.

"Penghimpunan dari transaksi digital berkontribusi sebesar 77,7% dari total transaksi, sementara pertumbuhan donatur baru mencapai 72,8%. Ini menjadi sinyal positif bahwa kampanye ziswaf semakin diterima luas oleh masyarakat," lanjutnya.

Dana yang terhimpun tersebut selanjutnya disalurkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Selama Ramadan, lembaga ini menargetkan penyaluran manfaat kepada sekitar 750.000 penerima di berbagai wilayah.

Sejumlah program unggulan turut mewarnai Ramadan tahun ini, di antaranya Grebek Kampung, Mudik Kalcer, Remember, BerOjol, Borong Dagangan Saudaramu, Tebar Parcel Ramadan, hingga Tebar Zakat Fitrah. Program-program tersebut dirancang untuk menjangkau kelompok rentan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Selain program tematik Ramadan, berbagai program reguler juga tetap berjalan secara berkelanjutan. Penyaluran bantuan dilakukan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Dompet Dhuafa juga mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Keterlibatan mitra pengelola zakat, komunitas, influencer, serta tokoh publik dinilai memperkuat efektivitas distribusi program dan memperluas dampak sosial.

"Terima kasih atas partisipasi seluruh donatur dan mitra kebaikan yang telah berkolaborasi. Insyaallah setiap amanah akan tersampaikan kepada penerima manfaat dan menjadi kekuatan bersama dalam memberdayakan sesama," tutupnya.

Dengan capaian tersebut, Dompet Dhuafa optimistis tren penghimpunan dana sosial akan terus meningkat di masa mendatang. Kolaborasi dan inovasi digital diharapkan menjadi kunci dalam memperluas gerakan filantropi di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.