Puncak Arus Balik Lebaran 2026: 221 Ribu Orang Padati Stasiun Kereta Api Seluruh Indonesia
Minggu, 22 Mar 2026, 14:00 WIBJAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan pada arus balik Lebaran 2026 yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Minggu (22/3). Lebih dari 221 ribu pelanggan kereta api jarak jauh dijadwalkan berangkat pada hari ini.
Tingginya angka tersebut mencerminkan pergerakan besar masyarakat yang kembali ke kota asal setelah libur Lebaran. Kereta api pun kembali menjadi moda transportasi andalan karena dinilai nyaman dan memiliki jadwal yang pasti.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut tren penggunaan kereta terus meningkat sejak pertengahan Maret. Hal ini menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap layanan transportasi rel semakin kuat.
"Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik. Masyarakat memanfaatkan kereta api karena lebih nyaman dan terjadwal," ujar Anne.
Secara keseluruhan, hingga 22 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket Angkutan Lebaran telah mencapai 3.910.868 tiket. Angka ini setara dengan 86,9 persen dari total kapasitas 4.498.696 tempat duduk yang disediakan.
Pada layanan kereta api jarak jauh, tingkat penjualan bahkan sudah menyentuh 96,1 persen dari total kursi tersedia. Sementara untuk kereta lokal, penjualan baru mencapai 51,5 persen, dengan potensi peningkatan mendekati hari keberangkatan.
"Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda," jelas Anne.
Lonjakan okupansi yang bahkan menembus di atas 100 persen disebabkan oleh pola perjalanan dinamis dalam satu rangkaian kereta. Skema ini memungkinkan satu kursi digunakan bergantian oleh penumpang dengan tujuan berbeda.
Sejumlah kereta api tercatat memiliki tingkat pemesanan tinggi selama periode Lebaran tahun ini. Di antaranya KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, hingga KA Jayakarta.
Meski demikian, KAI memastikan masyarakat masih memiliki peluang mendapatkan tiket arus balik. Alternatif yang disarankan antara lain memilih jadwal berbeda, rute lanjutan, atau memanfaatkan layanan kereta sambungan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel. Langkah ini dinilai penting agar perjalanan arus balik tetap lancar di tengah tingginya permintaan.
- kereta api
- Angkutan Lebaran
- PT KAI (Persero)
- Tiket Kereta Api
- KAI
- arus balik Lebaran
- Puncak Arus Balik
- Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
KAI Tambah Ketersediaan, 73.772 Kursi Kereta Api Jarak Jauh Disiapkan
-
Wali Kota Tangerang: Liga Santri jadi Ruang Pembinaan Generasi Muda
-
Hoag’s Object, Galaksi Berbentuk Cincin yang Masih Jadi Teka-Teki Kosmik
-
Kemenhub Perkuat Langkah Strategis Pengelolaan Keuangan 2026
-
Dieng Culture Festival 2026, Spirit of Harmony Jadi Magnet Wisata
-
Tiongkok Hukum Mati Mantan Gubernur Shanxi, RI Harus Miskinkan Koruptor
-
Rawan Kecelakaan, KAI Dukung Pemkab Karawang Bangun Terowongan Perlintasan Sebidang di Kosambi dan Cikampek
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.