Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kompak: 20 Negara Siap Amankan Pelayaran di Selat Hormuz

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 23:01 WIB | Oleh:
Kompak: 20 Negara Siap Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Doc: AFP

MOSKOW - Pemerintah Inggris menyatakan bahwa saat ini sudah ada 20 negara yang menyatakan keinginan untuk berkontribusi demi memastikan keamanan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz di tengah konflik.

Sebelumnya pada Kamis (19/3), enam negara pertama, yaitu Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Jepang, mengeluarkan pernyataan bersama terkait hal tersebut.

"Kami menyatakan kesiapan untuk berkontribusi langkah yang tepat untuk memastikan pelayaran aman di Selat Hormuz. Kami menyambut komitmen bangsa-bangsa yang terlibat dalam rencana persiapannya," menurut pernyataan bersama itu.

Keenam negara itu menekankan bahwa gangguan terhadap pelayaran internasional dan rantai pasok energi global "merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan global".

Negara-negara tersebut juga menyerukan supaya "moratorium yang komprehensif dan segera" diimplementasikan untuk mengakhiri serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk instalasi minyak dan gas.

Kemudian pada Sabtu ini, pernyataan tersebut diperbarui dengan menambahkan 14 negara baru yang menyatakan kesediaannya bergabung mengamankan Selat Hormuz.

Negara-negara baru tersebut antara lain Kanada, Korea Selatan, Selandia Baru, Denmark, Latvia, Slovenia, Estonia, Norwegia, Swedia, Finlandia, Republik Ceko, dan Romania.

Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di se-antero Timur Tengah.

Akibat ketegangan tersebut, lalu lintas perkapalan di Selat Hormuz, rute kunci untuk suplai minyak dan LPG dari kawasan Teluk ke pasar global, berhenti total. Dampaknya, banyak negara mengalami kenaikan harga bahan bakar. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...

Kemenperin Dorong Gen Z Kembangkan Industri Batik

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.