Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PLN jamin Pasokan Listrik Aman Selama Lebaran

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 00:38 WIB | Oleh:
PLN jamin Pasokan Listrik Aman Selama Lebaran  Doc: RRI/Tomo Hakim

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan keandalan pasokan listrik selama libur Lebaran dalam kondisi aman. Menurut dia, stok batu bara berada di atas standar kebutuhan operasional.

Kondisi tersebut, lanjut dia, menjamin pembangkit listrik tetap beroperasi tanpa gangguan. “Batu bara secara rata-rata di atas 19 hari operasi sehingga kondisi saat ini aman,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (18/3).

PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk menghadapi lonjakan konsumsi selama libur panjang. Langkah antisipasi dilakukan di seluruh wilayah operasional perusahaan.

Selain itu, Darmawan mengingatkan masyarakat untuk memastikan keamanan listrik saat mudik. Peralatan listrik di rumah sebaiknya dimatikan sebelum ditinggalkan.

“Kepada saudara kita yang mudik, jangan lupa mematikan peralatan listrik. Jika ada kompor listrik, tolong dicabut, setrika juga dicabut, sehingga mudiknya bisa berjalan dengan aman,” kata dia.

Menurut dia, langkah tersebut penting untuk menghindari potensi bahaya selama rumah ditinggalkan. Selain itu, kebiasaan ini juga membantu menghemat penggunaan energi.

Sementara itu, pemerintah memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini berlaku untuk periode April hingga Juni 2026.

Keputusan tersebut diambil guna menjaga daya beli masyarakat selama Idulfitri. Pemerintah mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional dalam menetapkan tarif.

Plt Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, meminta masyarakat tetap tenang. Ia memastikan, tidak ada perubahan tarif bagi pelanggan.

“Tarif listrik bagi pelanggan bersubsidi tetap tidak berubah. Jadi kami imbau masyarakat untuk tenang," ujar Tri.

Sebanyak 25 golongan pelanggan bersubsidi tetap menerima tarif yang sama. Kebijakan ini diharapkan menjaga stabilitas ekonomi nasional selama Lebaran. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.