Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB Peringatkan Terjadinya Lonjakan Kelaparan Global akibat Perang Iran

📅 Kamis, 19 Mar 2026, 00:45 WIB | Oleh:
PBB Peringatkan Terjadinya Lonjakan Kelaparan Global akibat Perang Iran Doc: X - Philippe Lazzarini

JENEWA - PBB memperingatkan potensi lonjakan besar kelaparan global akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Jika konflik ini berlanjut hingga Juni, sebanyak 45 juta orang tambahan berisiko mengalami kelaparan akut.

Hal tersebut akan memperburuk krisis pangan global yang sudah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah. Peringatan tersebut disampaikan oleh Program Pangan Dunia (WFP) melalui wakil direktur eksekutifnya, Carl Skau.

Saat ini, sekitar 319 juta orang di dunia telah mengalami kerawanan pangan akut. Konflik yang berlangsung juga mengganggu jalur distribusi bantuan kemanusiaan, dilansir dari Al Jazeera, Rabu (18/3).

Hal tersebut menyebabkan keterlambatan pengiriman serta kenaikan biaya logistik hingga 18 persen, dengan sejumlah rute harus dialihkan. Di Gaza, kondisi kemanusiaan semakin memburuk, warga mulai menimbun barang di tengah menipisnya pasokan akibat penutupan perbatasan.

Israel berencana membuka kembali perlintasan Rafah dengan Mesir setelah penutupan selama dua minggu yang memperparah krisis. Namun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), hanya sekitar 200 truk bantuan yang masuk setiap hari.

Jumlah tersebut jauh di bawah kebutuhan minimal 600 truk. Sementara itu, krisis serupa juga terjadi di Sudan, di mana hampir setengah populasi menghadapi kelaparan akut.

Konflik berkepanjangan di negara tersebut telah menghambat akses bantuan kemanusiaan, bahkan menyebabkan kondisi kelaparan di beberapa wilayah. PBB juga memperingatkan bahwa bantuan untuk Sudan berisiko habis dalam beberapa bulan jika tidak ada tambahan pendanaan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.