- Home
-
- Luar Negeri
-
- Austria dan Belgia Tolak T...
Austria dan Belgia Tolak Terlibat Operasi di Selat Hormuz
Kamis, 19 Mar 2026, 21:16 WIBMOSKWA â Austria dan Belgia tidak akan bergabung dalam operasi potensial apa pun untuk memulihkan kondisi navigasi yang aman melalui Selat Hormuz seperti diserukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kata perdana menteri mereka pada Kamis (19/3).
"Austria tidak mempertimbangkan untuk intervensi di Selat Hormuz. Sejauh yang saya pahami, kami berbicara tentang permohonan kepada negara-negara NATO. Ini adalah masalah NATOÂ dan jawabannya telah diberikan. Negara-negara Uni Eropa juga telah menjelaskan bahwa mereka tidak ingin terlibat dalam konflik ini, yang tidak mereka mulai," kata Kanselir Austria Christian Stocker kepada wartawan menjelang KTT Uni Eropa di Brussels.
Sementara itu, Perdana Menteri (PM) Belgia, Bart de Wever, mengatakan dalam sebuah wawancara di Brussels, bahwa kerajaan tersebut tidak akan bergabung dalam perang Amerika-Israel melawan Iran dengan cara apa pun.
Pada 28 Februari lalu, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran, termasuk di Teheran, hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran menanggapi dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika di Timur Tengah.
Pada Sabtu (14/3), Trump menyerukan kepada China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan negara-negara lain untuk mengirimkan kapal perang ke Selat Hormuz guna menjaga keamanan investigasi. Dia memperingatkan sekutu NATO bahwa aliansi tersebut menghadapi "masa depan sangat buruk" jika gagal mengamankan selat tersebut.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, mengatakan bahwa negara-negara Uni Eropa belum siap untuk mengirim armada ke Selat Hormuz.
Berita Terkait:
-
Jakarta International Photo Festival 2026
-
Rekomendasi Seru Berakhir Pekan di Jakarta, Ada Pameran Flora Fauna hingga Permainan Tradisional di Setu Babakan
-
Descendants of The Sun Versi Indonesia Tayang 2027
-
Kemhan: Peserta Latsarmil SPPI yang Meninggal Bertambah Jadi Empat Orang
-
Kualitas Udara Sarawak Tembus Level 'Berbahaya' Akibat Kabut Asap, Malaysia Deklarasikan Keadaan Darurat
-
Sekolah di Samasuru Terancam Terdampak Polemik? Ini Sikap Tegas Pemprov Maluku
-
Kota Bandung Siap Hadapi Pekan Olahraga Provinsi 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.