Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Truk Sapi Rem Blong di Nagreg, 1 Pemudik Tewas!

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 15:19 WIB | Oleh:
Truk Sapi Rem Blong di Nagreg, 1 Pemudik Tewas! Doc: Antara
Ket. Petugas kepolisian Ops Ketupat Polda Jabar mengevakuasi truk pengangkut sapi yang terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga mengakibatkan satu orang pemudik meninggal dunia.

NAGREG, JAWA BARAT - Petugas kepolisian Ops Ketupat Polda Jabar mengevakuasi truk pengangkut sapi yang terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga mengakibatkan satu orang pemudik meninggal dunia.

Kasubdit Rekayasa Ops Ketupat Polda Jabar AKBP Eti Haryati di Bandung, Rabu, mengatakan kecelakaan terjadi pada pagi hari akibat kendaraan mengalami gangguan pada sistem rem sehingga oleng ke kiri.

“Sekitar pukul 05.00 WIB terjadi kecelakaan, satu unit kendaraan pengangkut sapi mengalami masalah pada rem dan oleng ke kiri,” kata Eti.

Ia menjelaskan korban meninggal dunia merupakan seorang pemudik dengan tujuan Ciamis yang tengah melintas di jalur selatan tersebut.

Selain itu, kecelakaan tersebut juga melibatkan muatan ternak sebanyak 12 ekor sapi, dengan dua di antaranya ditemukan mati di lokasi kejadian.

“Proses evakuasi sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama saat petugas mengevakuasi sapi yang masih hidup,” ujarnya.

Namun, kondisi lalu lintas dari arah timur menuju barat saat ini berangsur kembali lancar meski sebelumnya terjadi antrean kendaraan.

Eti menambahkan pihaknya masih melakukan evakuasi kendaraan pengangkut yang selanjutnya akan diamankan di pos terdekat guna menghindari hambatan lanjutan selama arus mudik.

“Untuk mengurai kepadatan, kami melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional termasuk penerapan one way di titik-titik tertentu,” katanya.

Terkait pengaturan arus, ia menyebutkan sistem satu arah (one way) telah diberlakukan di jalur utama, sementara untuk jalur selatan diterapkan secara situasional menyesuaikan volume kendaraan.

Ia mengimbau kepada para pemudik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan agar dapat tiba di tujuan dengan selamat.

Sementara itu, dalam pantauan wartawan, lalu lintas sempat tersendat saat proses evakuasi truk berlangsung pada pukul 08.30 WIB dari turunan Nagreg hingga persimpangan Cikaledong dan kembali lancar sekitar pukul 09.00 WIB dengan sistem satu arah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.