Tradisi Andilan Kebo untuk Jaga Kerukunan Betawi

Rabu, 18 Mar 2026, 13:01 WIB

JAKARTA – “Saya berharap kerukunan dan kebersamaan masyarakat, khususnya kaum Betawi dapat selalu terjaga melalui tradisi Andilan Kebo,” harap Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo.

“Kadang yang seperti ini bukan hanya sekadar membantu dengan kerbau, tetapi filosofi makna dalamnya yang sering kali tidak bisa kita jalankan. Saya sebagai gubernur, kata guyub untuk Majelis Kaum Betawi ini sesuatu hal yang betul-betul harus bisa diwujudkan,” kata Pramono saat menghadiri acara Andilan Kebo di Cipayung, Jakarta Timur, Rabu.

Ket. Foto: kerbau — Sumber: ist

Dia mengatakan sebanyak sembilan kerbau telah disembelih sejak Selasa malam (17/3) hingga Rabu pagi. Nantinya, daging dari sembilan kerbau tersebut dibagikan kepada masyarakat.

Pramono pun berjanji sebagai pemimpin Jakarta, ia siap membantu melestarikan budaya Betawi. “Karena Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, budaya Betawi adalah budaya utama di Jakarta saat ini. Saya memang benar-benar berkeinginan ini menjadi landasan dasar bagi perkembangan budaya dan juga perkembangan Jakarta sebagai kota global,” jelas Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Adat Majelis Kaum Betawi (MKB) Fauzi Bowo mengaku bersyukur tradisi tersebut dapat kembali dilaksanakan. Menurut Fauzi Bowo atau yang akrab disapa Foke, tradisi Betawi umumnya selalu memiliki dasar nilai-nilai agama, salah satunya Andilan Kebo.

Melalui tradisi itu, masyarakat dapat saling bergotong-royong dan berbagi dengan masyarakat lainnya yang membutuhkan. Dengan demikian, mereka yang kurang beruntung bisa ikut menikmati daging.

“Seperti ayat yang tadi saya bacakan, 'Di dalam setiap harta yang kita miliki itu ada hak dari orang miskin, baik yang meminta maupun tidak meminta'. Oleh karenanya, kami yang berkelebihan perlu memberikan perhatian terhadap firman Allah tadi. Itu keyakinan kami sebagai orang Betawi,” ungkap Foke. Lebih lanjut, dia berharap tradisi tersebut dapat semakin berkembang dan terus lestari, sehingga kebersamaan kaum Betawi kian erat. 


Pulang ke Kepulauan Seribu

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberangkatkan 689 peserta program mudik gratis angkutan laut menuju Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Uus Kuswanto mengatakan dengan dukungan 11 kapal, program mudik gratis itu menjadi upaya Pemprov DKI dalam memastikan layanan mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan menjangkau seluruh wilayah, termasuk kawasan kepulauan.

“Kegiatan mudik gratis angkutan laut ini merupakan lanjutan dari program mudik gratis yang telah dilaksanakan sebelumnya melalui angkutan darat. Pemprov DKI Jakarta berkomitmen memastikan seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan, mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman,” ungkap Uus di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan meskipun jarak Kepulauan Seribu relatif dekat dari daratan Jakarta, namun banyak warga yang tidak sempat pulang dalam waktu cukup lama.

Oleh karena itu, menurut dia, program mudik gratis itu mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat.

“Bahkan, tadi kami mendapatkan informasi ada warga yang sudah satu hingga dua tahun tidak pulang. Mereka merasa terbantu dan berterima kasih atas program ini,” ujar Uus. 

Tahun ini, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan 11 kapal untuk melayani para pemudik. Dari total pendaftar sekitar 900 orang, ada sebanyak 689 peserta dinyatakan lolos verifikasi dan diberangkatkan menuju 10 pulau di wilayah Kepulauan Seribu.

“Kami memastikan seluruh penumpang yang diberangkatkan telah melalui proses verifikasi. Hal ini penting untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama perjalanan,” kata Uus.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya keselamatan pelayaran kepada seluruh awak kapal. Ia mengimbau agar setiap kapal memastikan kesiapan alat keselamatan serta meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan.

Para pemudik juga diminta agar menjaga ketertiban, kesehatan, dan keselamatan selama perjalanan sehingga dapat berkumpul dengan keluarga di kampung halaman dengan aman. 

  • Adat Betawi
  • andilan kebo

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.