Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Salut, Di Tengah Ramainya Mudik di Pelabuhan Merak BKKP Hadirkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan

📅 Rabu, 18 Mar 2026, 17:57 WIB | Oleh:
Salut, Di Tengah Ramainya Mudik di Pelabuhan Merak BKKP Hadirkan Layanan Pemeriksaan Kesehatan Doc: Dok. Istimewa

BANTEN — Di tengah lonjakan arus mudik Angkutan Laut Lebaran 1447 H/2026, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Kementerian Perhubungan hadir langsung di Pelabuhan Merak, Banten, dengan satu misi penting: memberikan pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang merasa kurang sehat.

Hari ini, tim medis BKKP diterjunkan untuk memberikan layanan kesehatan gratis kepada calon penumpang kapal. Kegiatan ini terselenggara atas koordinasi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, PT ASDP Indonesia Ferry, serta Balai Karantina Kesehatan Cilegon.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah (tensi), cek kolesterol, gula darah, asam urat, hingga pengobatan dan konsultasi kesehatan, semuanya tanpa dipungut biaya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Tercatat, layanan telah diberikan kepada puluhan pemudik, dengan rincian pemeriksaan kolesterol sebanyak 50 orang, asam urat 30 orang, dan glukosa 50 orang dimana perhitungan ini masih bersifat sementara.

Salah satu penumpang kapal tujuan Lampung, Andi (34), mengaku sangat terbantu dengan layanan yang diberikan BKKP.

"Saya tadinya cuma mau langsung berangkat, tapi setelah dicek ternyata tensi agak tinggi. Alhamdulillah bisa langsung konsultasi dan dikasih obat. Jadi lebih tenang untuk perjalanan," ujarnya.

Kepala BKKP, Wisnu Wardana, menegaskan bahwa kesehatan penumpang adalah faktor krusial dalam keselamatan perjalanan laut, terutama di masa puncak mudik Lebaran.

"Mudik itu bukan hanya soal sampai tujuan, tapi juga soal keselamatan selama perjalanan. Kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak memaksakan diri berangkat dalam kondisi yang berisiko bagi kesehatannya," tegas Wisnu.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran BKKP di Pelabuhan Merak Banten merupakan bentuk nyata pelayanan negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Kami ingin masyarakat merasa aman dan terlindungi. Jangan ragu untuk memeriksakan kesehatan sebelum berangkat, karena perjalanan yang aman dimulai dari tubuh yang sehat," tambahnya.

Lebih lanjut, BKKP memastikan bahwa tim medis tidak hanya bertugas hari ini, namun akan terus standby selama masa Angkutan Laut Lebaran 1447 H/2026, guna memberikan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan bagi para penumpang.

BKKP akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder pelabuhan untuk memastikan mudik berjalan aman, lancar, dan sehat bagi seluruh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.