Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Desak Gencatan Senjata

📅 Selasa, 17 Mar 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Paus Desak Gencatan Senjata Doc: AFP/Filippo MONTEFORTE
Ket. Paus Leo XIV

KOTA VATIKAN - Paus Leo XIV pada Minggu (15/3) menyampaikan permohonan yang penuh semangat untuk gencatan senjata segera dalam perang Iran yang semakin meluas, menyesalkan kekerasan keji yang menurutnya telah menewaskan ribuan warga sipil dan menyebabkan penderitaan di seluruh wilayah tersebut.

Saat perang Amerika Serikat (AS)-Israel di Iran memasuki pekan ketiga, Paus Leo memperingatkan bahwa kekerasan tidak akan membawa keadilan, stabilitas, dan perdamaian yang didambakan oleh rakyat di kawasan tersebut.

“Selama dua pekan, rakyat Timur Tengah telah menderita kekerasan perang yang mengerikan,” kata Paus dalam doa Angelus mingguan di Lapangan Santo Petrus.

“Atas nama umat Kristen di Timur Tengah dan seluruh perempuan dan laki-laki yang berkehendak baik, saya memohon kepada mereka yang bertanggung jawab atas konflik ini: Hentikan tembak-menembak!” kata dia.

Kekhawatiran Besar

Paus Leo pun menambahkan bahwa situasi di Lebanon yang dilanda perang antara Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, juga menjadi penyebab kekhawatiran besar.

“Saya berharap akan adanya jalur dialog yang dapat mendukung pemerintah negara dalam menerapkan solusi jangka panjang untuk krisis serius yang sedang berlangsung saat ini, demi kebaikan bersama seluruh rakyat Lebanon,” kata Paus.

Dalam kunjungannya ke sebuah paroki di Roma kemudian, Paus mengatakan bahwa perang tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah dan mengecam orang-orang yang menggunakan Tuhan untuk membenarkan pembunuhan.

“Saat ini banyak saudara dan saudari kita di dunia menderita karena konflik kekerasan, yang disebabkan oleh klaim yang tidak masuk akal bahwa masalah dan perbedaan pendapat dapat diselesaikan melalui perang, padahal seharusnya kita terlibat dalam dialog tanpa henti untuk perdamaian,” ucap dia.

“Beberapa orang bahkan sampai menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan pilihan kematian ini, tetapi Tuhan tidak dapat dimanfaatkan oleh kegelapan. Sebaliknya, Dia selalu datang untuk membawa terang, harapan, dan kedamaian bagi umat manusia,” pungkas dia. ST/I-1 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.