Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik Diimbau Gunakan Jalur Alternatif Hindari Kemacetan Jalur Jambi – Palembang

📅 Senin, 16 Mar 2026, 13:15 WIB | Oleh:
Pemudik Diimbau Gunakan Jalur Alternatif Hindari Kemacetan Jalur Jambi – Palembang Doc: antara foto
Ket. Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono

JAMBI - Direktorat lalulintas (Dirlantas) Polda Jambi mengimbau pemudik dapat menggunakan jalur alternatif hindari kemacetan Jambi - Palembang khususnya bagi pemudik dari Riau, Sumbar, Sumut, dan Aceh.

Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Adi Benny Cahyono, di Jambi, Senin (16/3), memberikan imbauan terkait penggunaan jalur alternatif bagi kendaraan yang menempuh rute Jambi menuju Palembang maupun sebaliknya, hal itu guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.

"Kami menyarankan masyarakat untuk mempertimbangkan dua opsi rute alternatif guna menghindari titik-titik kemacetan di jalur utama," katanya.

Opsi pertama adalah rute via jalur barat (tersambung tol): Jambi – Sorolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Lahat – Prabumulih – Palembang. Setibanya di Prabumulih, pengendara dapat memanfaatkan Jalan Tol Prabumulih - Palembang untuk mempercepat waktu tempuh menuju pusat kota.

Kedua adalah rute non-tol (jalur tengah): Jambi – Sarolangun – Lubuk Linggau – Musi Rawas – Sekayu – Betung – Palembang.

Polda Jambi mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan lintas provinsi untuk selalu memantau situasi Jalan Lintas Timur Jambi Palembang.

"Gunakan aplikasi peta digital sebagai panduan rute agar tetap berada di jalur yang benar," kata Kombes Pol Adi Benny.

Polda Jambi juga mengingatkan pengendara untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah, dan segera beristirahat di pos-pos pelayanan atau rest area terdekat.

"Keselamatan adalah prioritas utama, Polda Jambi akan terus melakukan pemantauan di titik-titik rawan guna memastikan arus lalu lintas tetap kondusif," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.