Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta ASDP Tambah Dermaga Lintasan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk

📅 Senin, 16 Mar 2026, 16:10 WIB | Oleh:
DPR Minta ASDP Tambah Dermaga Lintasan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono saat melakukan pengawasan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin. (16/3).

BANYUWANGI - Anggota Komisi VII DPR Bambang Haryo Soekartono meminta PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menambah dermaga baru di lintasan Ketapang-Gilimanuk guna meningkatkan kapasitas angkut di salah satu rute tersibuk tersebut.

"Ini perlu diperhatikan dan harus jadi prioritas untuk segera membangun dua pasang dermaga masing-masing di Pelabuhan Ketapang maupun Pelabuhan Gilimanuk," katanya saat melakukan pengawasan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin. (16/3).

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan bahwa kurangnya jumlah dermaga baik di sisi Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jatim, dan Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, menjadi penyebab terjadinya antrean panjang pemudik di Pelabuhan Gilimanuk pada Lebaran sekarang ini.

Penghambat mobilitas masyarakat pada momen arus mudik Lebaran 2026, lanjut Bambang, karena puluhan kapal yang ada tidak bisa beroperasi secara maksimal.

Bahkan, anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra itu menyebut kapal feri yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk melebihi kapasitas (overload).

"Dalam satu dermaga itu sebenarnya diisi untuk empat kapal bergantian, sedangkan kapal feri yang belum mendapatkan dermaga masih ada 50 persen lagi," kata Bambang.

Oleh karena itu, dia mendorong pemerintah untuk segera menambah dermaga di lintasan Ketapang-Gilimanuk, baik menggunakan skema penyertaan modal negara atau PMN yang diberikan kepada ASDP atau dana APBN.

"Nanti, kami suarakan di paripurna (DPR), jangan sampai penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang merupakan lintasan ikon pariwisata dunia, karena Bali merupakan pariwisata dunia, akhirnya wisatawan tidak mau datang lagi," kata dia.

Data diperoleh, di lintasan Ketapang-Gilimanuk terdapat 17 dermaga aktif, terdiri atas 9 dermaga di Pelabuhan Ketapang berupa 4 jenis MB, 3 LCM, 1 ponton, 1 bulusan, dan 8 dermaga di Pelabuhan Gilimanuk yakni 4 MB dan 4 LCM.

Selama arus mudik Lebaran, dermaga LCM difokuskan melayani kendaraan logistik guna menjaga kelancaran distribusi barang sekaligus memisahkan arus kendaraan besar dengan kendaraan penumpang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.