Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesin Perahu Rusak, Seorang Nelayan Aceh Terdampar hingga Sri Lanka

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 08:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mesin Perahu Rusak, Seorang Nelayan Aceh Terdampar hingga Sri Lanka Doc: Panglima Laot Aceh
Ket. Sadiqin, nelayan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.

BANDA ACEH - Lembaga adat laut, Panglima Laot Aceh, melaporkan seorang nelayan asal Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, terdampar di Sri Lanka setelah mesin perahu motor ditumpanginya rusak di Samudera Hindia.

Panglima Laot Aceh Miftah Tjut Adek di Banda Aceh, Jumat, mengatakan nelayan Pulo Aceh yang terdampar di Sri Lanka tersebut bernama Sadiqin, warga Meulingge, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar.

"Sebelumnya nelayan Pulo Aceh itu dilaporkan hilang pada 1 Februari 2026. Saat itu Sadiqin melaut menggunakan perahu motor yang biasa disebut bot teptep," kata Miftah Tjut Adek.

Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, perahu motor nelayan Pulo Aceh itu mengalami kerusakan mesin sehingga hanyut dan terbawa arus Samudra Hindia hingga ke Sri Lanka.

Sadiqin akhirnya diselamatkan dan dievakuasi ke rumah sakit di negara tersebut. Saat ini posisi nelayan Pulo Aceh itu berada di rumah sakit yang jaraknya dua jam dari Kolombo, Sri Lanka.

Panglima Laot Aceh segera berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Sri Lanka terkait informasi keberadaan nelayan Pulo Aceh tersebut.

Terkait informasi keberadaan nelayan Pulo Aceh di Lampulo, kata dia, Panglima Loat Aceh sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) melalui Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo.

"Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Kelautan Perikanan Aceh terkait tindak lanjut penanganan nelayan Pulo Aceh yang hanyut tersebut yang kini berada di Kolombo. Kami juga mengupayakan pemulangannya," kata Miftah Tjut Adek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.