Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Pasifik ke Timur Tengah, AS Alihkan Kekuatan Militer

📅 Sabtu, 14 Mar 2026, 19:48 WIB | Oleh:
Dari Pasifik ke Timur Tengah, AS Alihkan Kekuatan Militer Doc: AFP

TOKYO - Militer AS mulai memindahkan setidaknya satu kapal serbu amfibi dan lebih dari 2.000 Marinir dari Jepang ke Timur Tengah seiring berlanjutnya perang AS-Israel melawan Iran, demikian lapor media AS, Jumat.

Menurut Fox News, kapal serbu Tripoli, yang bermarkas di Sasebo di Prefektur Nagasaki di barat daya Jepang, dapat tiba dalam satu hingga dua minggu. Tripoli dan dua kapal perang lainnya membentuk Kelompok Siap Amfibi Marinir.

Dengan perang yang akan memasuki minggu ketiga dan Presiden AS Donald Trump bersumpah untuk meningkatkan aksi militer terhadap Iran, menurut media AS, militer mengirimkan Unit Ekspedisi Marinir ke-31 yang berbasis di Okinawa ke wilayah Timur Tengah.

Langkah tersebut, memangkas jumlah pasukan AS di kawasan Indo-Pasifik dan terjadi ketika Iran meningkatkan serangannya di Selat Hormuz, yang menjadi jalur perjalanan 20 persen minyak mentah dunia.

Washington Post dan media Korea Selatan melaporkan awal pekan ini bahwa militer AS akan memindahkan sebagian sistem pertahanan rudal yang bertujuan untuk melawan Korea Utara dari Korea Selatan ke Timur Tengah.

Surat kabar tersebut juga mengatakan bahwa kapal Tripoli, yang dilengkapi dengan jet tempur F-35, dan satu kapal perang lagi dari kelompok tersebut telah diperintahkan untuk dikirim ke Timur Tengah.

Pengerahan kembali aset militer AS dari Indo-Pasifik ke Teluk Persia telah menimbulkan kekhawatiran keamanan nasional di antara sekutu Amerika di kawasan tersebut.

Pada Jumat, Trump mengatakan kepada wartawan, "(Pengerahan) ini akan berlangsung selama diperlukan," ketika ditanya berapa lama menurutnya perang dengan Iran akan berlanjut.

Kemudian, Trump mengatakan di media sosial bahwa pasukan AS telah "benar-benar menghancurkan" setiap target militer di Pulau Kharg Iran, tempat sebagian besar ekspor minyak mentah Iran ditangani.

"Saya telah memilih untuk TIDAK menghancurkan infrastruktur minyak di pulau itu. Namun, jika Iran, atau siapa pun, melakukan sesuatu untuk mengganggu jalur pelayaran kapal yang bebas dan aman melalui Selat Hormuz, saya akan segera mempertimbangkan kembali keputusan ini," tulisnya.

Di tengah lonjakan harga minyak, pemerintahan Trump juga mengemukakan gagasan untuk menggunakan kapal Angkatan Laut AS guna mengawal kapal-kapal yang melintasi jalur tersebut agar terlindungi dari kemungkinan serangan.

Saat berbicara kepada pers sebelum berangkat menuju Florida, Trump mengatakan bahwa langkah pengawalan kapal itu kemungkinan akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Ant/Kyodo-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.