Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angkatan Udara Pakistan Serang Tangki Bahan Bakar Maskapai Afghanistan

📅 Jumat, 13 Mar 2026, 14:48 WIB | Oleh:
Angkatan Udara Pakistan Serang Tangki Bahan Bakar Maskapai Afghanistan Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Ilustrasi pesawat jet tempur.

MOSKOW - Angkatan Udara Pakistan melakukan serangan udara semalam terhadap tangki bahan bakar maskapai Afghanistan, Kam Air, di bandar udara Kandahar di Afghanistan selatan, kata juru bicara pemimpin tertinggi Afghanistan, Zabihullah Mujahid, pada Jumat 913/3).

“Rezim militer Pakistan menyerang tangki bahan bakar milik maskapai swasta Kam Air di dekat bandara Kandahar,” tulis Mujahid di platform media sosial X.

Kam Air memasok bahan bakar untuk maskapai sipil dan pesawat Perserikatan Bangsa Bangsa, ucap juru bicara tersebut.

“Sebuah tangki bahan bakar milik pengusaha nasional Haji Khanzadeh juga terkena serangan Angkatan Udara Pakistan,” tambahnya.

Provinsi-provinsi Afghanistan, termasuk Kabul, Kandahar, Paktia, dan Paktika, mengalami serangan pada malam haru dengan kerugian sipil yang berat, kata Mujahid. Kabul mengecam keras tindakan Pakistan, tambahnya.

“Tindakan barbar rezim Pakistan di hari-hari terakhir bulan suci Ramadan adalah tidak manusiawi dan akan menghadapi konsekuensi,” ucap juru bicara tersebut.

Minggu lalu, Pakistan melakukan serangan udara terhadap tempat persembunyian diduga militan di provinsi Nangarhar dan Paktika. Menurut pihak berwenang Afghanistan, puluhan warga sipil tewas dan luka-luka akibat serangan tersebut.

Pada 26 Februari, Afghanistan melancarkan operasi militer terhadap pangkalan-pangkalan Pakistan di sepanjang Garis Durand, perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan yang tidak diakui oleh Kabul, sebagai respons terhadap pemboman tersebut.

Pakistan kemudian mengumumkan peluncuran Operasi Ghazab lil Haq sebagai tanggapan atas apa yang mereka sebut sebagai “penembakan tanpa provokasi” oleh Afghanistan di beberapa sektor perbatasan. Ant/sumber: Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Perjanjian Keamanan Arktika...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.