Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatra dan Borneo, Bentuk Satgas Pembiayaan Taman Nasional

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 19:12 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Siapkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatra dan Borneo, Bentuk Satgas Pembiayaan Taman Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan penjelasan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3), terkait upaya perlindungan habitat gajah di Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan instruksi presiden (Inpres) terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra serta gajah Borneo, dan keputusan presiden (Keppres) tentang pembentukan satuan tugas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

Terkait hal tersebut, Sekretariat Presiden, di Jakarta, Kamis, menginformasikan bahwa Presiden memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni ke Istana Merdeka, Jakarta, hari ini, untuk membahas sejumlah langkah strategis dalam memperkuat upaya konservasi satwa serta pengelolaan taman nasional di Indonesia.

"Kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan," kata Raja Juli seusai pertemuannya dengan Presiden Prabowo.

Menurut Raja Juli, Inpres tersebut menjadi langkah penting untuk menyelamatkan populasi gajah yang saat ini menghadapi ancaman serius akibat menyusutnya habitat alami mereka.

Ia menegaskan bahwa tanpa intervensi serius dari pemerintah, kerusakan habitat gajah berpotensi semakin meluas dan mengancam keberlangsungan spesies tersebut.

"Oleh karena itu, populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan ikonik spesies di Indonesia tidak menutup kemungkinan akan punah,” ujarnya.

Melalui Inpres tersebut, Presiden Prabowo akan memberikan arahan kepada sejumlah kementerian terkait untuk mendukung Kementerian Kehutanan dalam upaya penyelamatan populasi gajah, termasuk dengan membangun koridor habitat yang memungkinkan pergerakan gajah antarwilayah.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga akan membangun koridor di dalam kawasan kantong gajah guna memperluas daya jelajah satwa sekaligus mencegah terjadinya perkawinan sedarah yang dapat mengancam keberlanjutan populasi.

“Contohnya di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatra akan dibentuk apa yang disebut sebagai area preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah antarkantong tadi sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain,” kata Raja Juli.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli juga menyinggung langkah konkret Presiden Prabowo dalam mendukung pelestarian habitat gajah, termasuk dengan menyerahkan lahan miliknya seluas 90 ribu hektare untuk konservasi.

Selain kebijakan terkait konservasi gajah, Presiden Prabowo juga menyiapkan Keppres untuk membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.

Satgas tersebut bertujuan mendorong model pendanaan yang lebih berkelanjutan bagi pengelolaan taman nasional di Indonesia.

“Kita akan mencari pendanaan yang inovatif, yang sustain, termasuk melibatkan private sector agar sekali lagi taman nasional kita menjadi taman nasional yang berkelas dunia, hutannya terjaga, hutannya lestari, tapi saat bersamaan satwa yang menjadi kebanggaan kita, menjadi kekayaan negeri ini juga dapat dijaga dengan baik,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah akan menyiapkan sejumlah proyek percontohan pengelolaan taman nasional, salah satunya di Taman Nasional Way Kambas, Lampung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.