Polres Bogor Kerahkan 5.000 Personel Amankan Mudik Lebaran

Kamis, 12 Mar 2026, 15:57 WIB

KABUPATEN BOGOR -- Polres Bogor mengerahkan lebih dari 5.000 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya yang berlangsung pada 13-25 Maret 2026.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto mengatakan pengamanan tersebut melibatkan personel dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait dan unsur masyarakat guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat selama periode Lebaran.

Ket. Foto: Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam gelar pasukan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/3). — Sumber: ANTARA/M Fikri Setiawan

“Pada tahun ini Operasi Ketupat Lodaya 2026 dilaksanakan mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026,” kata Wikha saat apel gelar pasukan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Ia menjelaskan total personel yang dikerahkan mencapai lebih dari 5.000 orang, terdiri dari 1.099 personel Polres Bogor dan lebih dari 4.000 personel dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja, Kodim, Subdenpom, serta unsur masyarakat.

Menurut Wikha, pengamanan juga diperkuat dengan pendirian sejumlah pos di berbagai titik strategis di wilayah Kabupaten Bogor. Terdapat 14 pos pengamanan yang disebar untuk memantau dan mengendalikan arus lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Selain itu, Polres Bogor juga menyiapkan satu pos pelayanan yang ditempatkan di Rest Area Gunung Mas, kawasan Puncak. Pos ini menyediakan berbagai layanan kepolisian bagi masyarakat, termasuk bantuan informasi dan tempat beristirahat bagi para pemudik.

Sementara itu, satu pos terpadu ditempatkan di Pos Hoegeng Gadog yang menjadi salah satu titik utama pengawasan lalu lintas di jalur Puncak. Pos tersebut dirancang dengan konsep tematik untuk memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Di lokasi pos terpadu Gadog juga tersedia sejumlah fasilitas pendukung, seperti Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disediakan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Selain itu, tersedia pula masjid yang dapat dimanfaatkan pemudik untuk beribadah maupun beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bogor bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto dan jajaran Forkopimda setempat juga melakukan pengecekan Stadion Pakansari yang direncanakan menjadi lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri bersama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bogor.

Wikha menilai pemanfaatan Stadion Pakansari sebagai lokasi Shalat Idul Fitri menjadi contoh pemanfaatan fasilitas publik yang dapat digunakan untuk kegiatan keagamaan masyarakat dalam skala besar.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.