Pertamina Siapkan 57 SPBU di Bali Beroperasi 24 Jam Jelang Nyepi dan Idul Fitri
Kamis, 12 Mar 2026, 08:50 WIBDENPASAR - Pertamina Patra Niaga menyiagakan sebanyak 57 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) beroperasi 24 jam di Bali untuk melayani masyarakat menjelang Hari Suci Nyepi dan arus mudik Idul Fitri 2026.
âKami memastikan pasokan dan distribusi energi tetap terjaga sepanjang periode Ramadhan dan Idul Fitri,â kata Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Kamis (12/3_.
Ia mengatakan telah memastikan seluruh fasilitas dan lembaga penyalur energi di Bali dalam kondisi optimal dan siap melayani masyarakat saat musim perayaan hari besar keagamaan itu, yang didukung pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) mulai 9 Maret hingga 1 April 2026.
Adapun total SPBU yang beroperasi di Bali mencapai 214 unit, SPBU Nelayan ada empat unit, didukung pertashop (146), stasiun pengisian tabung elpiji (SPBE) subsidi (16) dan non subsidi (4).
Selain SPBU, ada juga 37 agen liquefied petroleum gas (LPG) yang beroperasi 24 jam dari total agen LPG subsidi mencapai 124 unit dan non subsidi sebanyak 23 unit di Pulau Dewata.
BUMN bidang minyak dan gas bumi itu juga telah mengantisipasi stok dan distribusi energi dalam kondisi aman menyesuaikan proyeksi peningkatan konsumsi menjelang dua hari besar keagamaan yang jatuh berdekatan itu.
Berdasarkan proyeksi konsumsi selama periode satgas, bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin (gasoline) di Bali diperkirakan meningkat sekitar 5,5 persen dari rata-rata konsumsi harian mencapai 3.129 kiloliter.
Kemudian konsumsi solar (gasoil) di Bali diperkirakan menurun sekitar 10,7 persen dari rata-rata konsumsi harian mencapai 654 kiloliter seiring pembatasan operasional lalu lintas truk bermuatan besar saat musim mudik Idul Fitri.
Sedangkan konsumsi LPG di Bali diperkirakan naik 2,2 persen dari rata-rata konsumsi harian 960 metrik ton.
âSelain stok yang aman, kami juga memperkuat berbagai layanan tambahan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih nyaman selama perjalanan,â katanya menambahkan.Â
Ia mengatakan Pertamina juga menyiapkan layanan antar BBM darurat menggunakan motor (PDS motorist) di Bali sebanyak delapan unit, dan truk tangki siaga ada empat unit.
Ada juga satu unit layanan SerambiMyPertamina di jalur mudik untuk fasilitas tambahan di antaranya ruang istirahat, klinik mini, hingga area bermain anak.
Berdasarkan proyeksi secara nasional, puncak mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi dalam empat fase, yaitu dua puncak arus mudik dan dua puncak arus balik.
Arus mudik pada periode 14-15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026 sedangkan arus balik pada periode 24-25 Maret 2026 dan 28-29 Maret 2026.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Disertifikasi KKP! Benih Kerapu & Bandeng Bali Laris Manis Tembus 4 Negara
-
Turis Swiss di Bali Dihukum 1 Tahun Penjara karena Posting Saat Langgar Aturan Keluar Hotel pada Hari Raya Nyepi
-
Padukan Seni, Teknologi, dan AI: Sampoerna University Pamerkan 11 Proyek Akhir Mahasiswa VCD
-
Lewat Sertifikasi Halal, Pemkab Ponorogo Dorong Penguatan Daya Saing UMKM
-
Tradisi Ngeropok dalam Perayaan Maulid Nabi di Kota Serang Masih Terjaga Baik
-
Publik Dibuat Heboh, Artis Ruben Onsu Jadi Tersangka Penggelapan Investasi Rp3,5 Miliar
-
Jakarta Selatan Career Fest Bazaar 2026 Digelar, Legislator Minta Transparan Soal Hasil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.