Ketua DPR Puan Maharani Minta Pemerintah Mitigasi Risiko Haji di Tengah Situasi Geopolitik
Kamis, 12 Mar 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan optimal meski situasi geopolitik global tengah mengalami dinamika.
Menurutnya, kondisi internasional yang berkembang perlu diantisipasi agar tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia.
Puan menilai seluruh pihak terkait perlu melakukan langkah evaluasi dan mitigasi sejak dini. Upaya tersebut penting agar setiap potensi risiko yang muncul akibat situasi global dapat diantisipasi sebelum pelaksanaan ibadah haji berlangsung.
âDalam situasi geopolitik global seperti sekarang, hal-hal yang berkaitan dengan ibadah haji harus tetap dimaksimalkan pelaksanaannya, tetapi semua pihak terkait juga perlu melakukan evaluasi, mitigasi, dan langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi,â ujar Puan seperti disiarkan laman resmi DPR RI, Kamis (12/3).
Selain itu, Puan juga menegaskan bahwa DPR melalui komisi terkait akan ikut mengawasi serta melakukan kajian terhadap perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji. Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari fungsi DPR dalam memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan dengan baik.
DPR juga akan mengevaluasi berbagai langkah yang perlu diambil pemerintah agar penyelenggaraan haji tetap aman dan lancar. Menurutnya, koordinasi antarlembaga menjadi kunci untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai rencana.
Ia berharap seluruh persiapan haji dapat dilakukan secara matang sehingga jemaah Indonesia tetap dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. DPR juga menekankan pentingnya memastikan aspek keselamatan jemaah menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
âYang terpenting adalah bagaimana keselamatan dan kenyamanan jemaah haji Indonesia tetap terjamin sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan dengan baik,â kata Puan.Â
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Bisnis IP Jadi “Tambang Baru” Potensi Ekonomi Besar di Masa Depan
-
Tambahan CFD Belum Memperbaiki Udara Jakarta, Tetap Buruk
-
SPKLU ke 5.000 Dioperasikan PLN untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Ekonom Ingatkan Bond Stabilization Fund Tak Akan Mampu Lawan Krisis Fundamental
-
Kemenhaj Larang Tur Kota Sebelum Puncak Haji Guna Jaga Fisik Jemaah
-
Lestari Moerdijat: Remaja Harus Jujur soal Usia saat Daftar di Akun Media Sosial
-
Proyeksi angka konsumsi ikan nasional 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.