Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Iran Terus Eksodus Mencari Suaka, Australia Kembali Beri Dua Suaka

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 12:39 WIB | Oleh:
Warga Iran Terus Eksodus Mencari Suaka, Australia Kembali Beri Dua Suaka Doc: ist
Ket. warga iran mencari suaka ke luar negeri

JAKARTA – Tak tahan di bawah rezim otoriter yang diganti anaknya, banyak warga Iran mulai mencari suaka ke luar negeri. Australia kembali memberikan suaka bagi dua wanita atlet sepak bola asal Iran sehingga total hingga kini ada tujuh orang atlet Iran mendapat suaka karena dikhawatirkan mendapat persekusi jika kembali ke negaranya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Australia Tony Burke mengatakan kepada wartawan di Canberra, Rabu, bahwa kedua atlet itu ialah seorang pemain dan seorang anggota staf pendukung tim.

Keduanya telah menerima tawaran Pemerintah Australia untuk tetap tinggal di negara itu setelah tersingkir dari Piala Asia dan bergabung dengan lima pemain yang diberikan suaka sehari sebelumnya, termasuk kapten tim Zahra Ghanbari.

Para pendukung dan demonstran telah mencoba mencegah tim tersebut meninggalkan Australia pada Selasa, karena khawatir akan keselamatan para pemain jika mereka kembali ke negara asal setelah televisi pemerintah Iran menyebut mereka sebagai "pengkhianat" karena menolak menyanyikan lagu kebangsaan Iran selama pertandingan pertama mereka di turnamen Piala Asia yang diselenggarakan Australia.

Sebagai upaya terakhir untuk memastikan setiap anggota tim dapat mempertimbangkan tawaran suaka tanpa didampingi pengawal, para wanita tersebut dibawa ke tempat tersendiri dan diajak berbicara secara pribadi oleh pejabat dan penerjemah Australia saat mereka melewati pemeriksaan keamanan perbatasan sebelum mereka berangkat dari Bandara Sydney pada Selasa malam (10/3), jelas Burke.

"Semuanya bertujuan untuk memastikan martabat individu-individu tersebut dalam membuat pilihan," kata Burke. Dia menambahkan bahwa beberapa di antaranya berbicara dengan anggota keluarga di Iran untuk membahas tawaran tersebut. Namun pada akhirnya, tidak ada anggota lain tim sepak bola Iran yang memutuskan untuk tinggal di Australia.

Mereka yang mencari suaka menerima visa kemanusiaan sementara yang memiliki jalur menuju izin tinggal permanen, kata Burke. Anggota delegasi lainnya berangkat dari Sydney pada Selasa malam dengan penerbangan ke Malaysia dalam perjalanan kembali ke Iran. Tim wanita atlet Iran itu tiba di Australia pada Februari tak lama sebelum perang AS-Israel terhadap Iran pecah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.