Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepolisian Negara Republik Indonesia Operasikan 7 Pusat Studi Baru di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 11:44 WIB | Oleh:
Kepolisian Negara Republik Indonesia Operasikan 7 Pusat Studi Baru di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Doc: Antara Foto
Ket. Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah kiri) menghadiri peresmian Pusat Studi Kepolisian di STIK-PTIK Polri, Jakarta, Selasa (10/3/2026)

Polri melalui Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) mulai mengoperasikan tujuh pusat studi baru, mulai dari pusat studi forensik kepolisian hingga pusat studi pelayanan perempuan dan anak (PPA).

Dikutip dari keterangan resmi diterima di Jakarta, Rabu, pengoperasian ini dimulai secara resmi pada Selasa (10/3) dalam acara yang dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Ia mengatakan keberadaan pusat studi ini merupakan pernyataan sikap bahwa Polri tidak lagi hanya mengandalkan tindakan taktis dan teknis di lapangan.

“Diharapkan pusat studi kepolisian ini menjadi wadah riset dan diskusi akademik terkait pengembangan ilmu kepolisian di Indonesia,” katanya.

Adapun tujuh pusat studi yang baru diresmikan, yaitu:

  1. Pusat Studi Teknologi Kepolisian yang dikepalai oleh Irjen Pol. Suwondo Nainggolan
  2. Pusat Studi Forensik Kepolisian yang dikepalai oleh Komjen Pol. (Purn) Prof. Dr. Petrus R. Golose
  3. Pusat Studi Internasional Kepolisian yang dikepalai oleh Irjen Pol. Asep Herdradiana
  4. Pusat Studi Keamanan Nasional yang dikepalai oleh Prof. Muradi
  5. Pusat Studi PPA yang dikepalai oleh Brigjen Pol. Nurul Azizah
  6. Pusat Studi Keadilan Restoratif & Transformasi Konflik yang dikepalai oleh Andrea H. Poeloengan
  7. Pusat Studi Intelijen Kepolisian, yang dikepalai oleh Irjen Pol. Achmad Kartiko

Kemudian, untuk sembilan pusat studi kepolisian lain yang sudah diresmikan pada tahun 2025, yaitu:

  1. Pusat Studi Polmas
  2. Pusat Studi Anti Korupsi
  3. Pusat Studi Terorisme
  4. Pusat Studi Ilmu Kepolisian
  5. Pusat Studi Kamsel Lantas
  6. Pusat Studi Siber
  7. Pusat Studi SDM
  8. Pusat Studi Pasifik Oseania
  9. Pusat Studi Kehumasan Polri

Lebih lanjut, strategi besar yang diusung Polri kali ini melibatkan kolaborasi pentahelix dengan menempatkan dunia akademis sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan negara.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak delapan dari 77 Pusat Studi Kepolisian di PTN/PTS yang sudah meresmikan Pusat Studi Kepolisian, di antaranya:

  1. Universitas Syiah Kuala
  2. Universitas Negeri Sebelas Maret
  3. Universitas Pattimura
  4. Universitas Muhammdiyah Karanganyar
  5. Universitas Islam Sultan Agung
  6. Universitas Negeri Semarang
  7. Universitas Bangka Belitung
  8. Universitas Jenderal Soedirman

Selain itu, masih terdapat 69 PTN/PTS mulai dari Aceh hingga Papua yang tengah memasuki tahap penandatanganan kerja sama (PKS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.