Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Panik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM di Kota Bandung Aman

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 16:55 WIB | Oleh:
Jangan Panik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Stok BBM di Kota Bandung Aman Doc: antara foto
Ket. Layanan SPBU di Kota Bandung, Jawa Barat.

KOTA BANDUNG - PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Bandung, Jawa Barat dalam kondisi terjaga aman dan tidak terjadi kelangkaan sehingga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Branch Manager Bandung Fuel ​Zico Aldillah S mengungkapkan, kondisi yang terjadi di beberapa daerah seperti Sumatera Utara disebabkan oleh berbelanja berlebihan atau panic buying, bukan karena kekurangan stok.

“Sejauh ini di Kota Bandung tidak ada kelangkaan BBM. Yang terjadi di beberapa daerah itu lebih karena panic buying bukan karena stoknya habis,” kata Zico di Bandung, Selasa (10/3).

Menurut dia, panic buying terjadi ketika masyarakat membeli BBM dalam jumlah jauh lebih banyak dari kebutuhan biasanya. Hal tersebut dipicu oleh kekhawatiran berlebihan terhadap isu kelangkaan yang beredar.

“Seharusnya masyarakat membeli BBM sewajarnya. Karena adanya isu itu, akhirnya orang membeli dua sampai tiga kali lipat dari kebutuhan biasanya,” katanya.

Ia memastikan hingga saat ini tidak ditemukan kelangkaan di Kota Bandung sehingga distribusi BBM tetap berjalan normal di seluruh SPBU.

Zico juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait informasi ketersediaan stok BBM yang sering disebut hanya cukup untuk 20 hari.

Menurut dia, angka tersebut bukan berarti stok akan habis setelah 20 hari, melainkan kapasitas cadangan yang selalu dijaga setiap hari.

“Kalau diibaratkan seperti bak mandi, tidak mungkin menunggu sampai kosong baru diisi. Saat sudah berkurang seperempat atau setengah kita langsung isi lagi,” ujar dia.

Oleh karena itu, menurut dia, sistem distribusi BBM dilakukan secara berkelanjutan sehingga ketersediaan pasokan tetap stabil.

Pertamina juga telah melakukan langkah antisipasi dengan meningkatkan cadangan BBM hingga ke tingkat SPBU untuk menghadapi lonjakan konsumsi menjelang Lebaran 2026.

“Kami sudah melakukan build up stok sampai ke level SPBU. Jadi saya rasa sampai dengan arus balik Lebaran pun sangat aman,” katanya menerangkan.

Ia pun mengimbau masyarakat Kota Bandung agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan lancar.

“Masyarakat tidak perlu panik. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan harian saja,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

59 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.