Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Jawa Barat Memprediksi 30,97 Juta Warga Bakal Bergerak dalam Mudik Lebaran 2026

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 09:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Jawa Barat Memprediksi 30,97 Juta Warga Bakal Bergerak dalam Mudik Lebaran 2026 Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar bersama jajarannya memberikan keterangan di Kompleks Dishub Jabar, Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026).

Bandung – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi wilayahnya akan menjadi daerah asal pemudik terbanyak di Indonesia pada periode Angkutan Lebaran 2026, dengan total pergerakan mencapai 30,97 juta orang atau 21,5 persen dari total pergerakan nasional.

Kepala Dishub Jabar, Dhani Gumelar, menyatakan posisi geografis Jawa Barat memberikan peran ganda yang krusial, yakni sebagai daerah asal sekaligus lintasan utama bagi jutaan orang yang menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

"Jabar menjadi provinsi dengan angka pergerakan pemudik tertinggi di Indonesia. Jabar bukan hanya sebagai tujuan mudik, melainkan lintasan para pemudik," ujar Dhani di Graha Perhubungan, Dinas Perhubungan Jabar, Kabupaten Bandung, Senin (09/3).

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan nasional pada masa Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Dari angka tersebut, Jawa Barat memuncaki daftar daerah asal terbanyak, mengungguli Jakarta (19,93 juta orang), Jawa Timur (17,12 juta orang), dan Jawa Tengah (16,57 juta orang).

Mengantisipasi kepadatan, Dishub Jabar telah memetakan periode krusial selama 15 hari masa angkutan Lebaran, yang dimulai sejak 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Puncak arus mudik diprediksi jatuh pada H-3 (Rabu, 18 Maret 2026) dengan estimasi 8,9 juta orang bergerak serentak.

Dhani menekankan bahwa masyarakat perlu mewaspadai dua gelombang puncak arus balik, yakni gelombang I (24 Maret 2026) yang dipicu oleh berakhirnya masa cuti bersama bagi sebagian besar pekerja kantor. Diprediksi 4,12 juta orang akan kembali.

Serta gelombang II pada 28 Maret 2026 yang diprediksi pergerakan orang mencapai 3,9 juta orang.

Secara spesifik, wilayah Kabupaten Bogor menjadi penyumbang pemudik terbanyak dari Jabar dengan 4,23 juta orang. Sementara itu, wilayah Priangan Timur tetap menjadi magnet utama tujuan mudik di Jawa Barat, dengan Kabupaten Garut di posisi puncak (2,93 juta orang).

"Ya intinya terbanyak ke wilayah Priangan Timur untuk pemudik yang ke wilayah Jabar menjadi tujuan utama," kata Dhani.

Selain jalur mudik utama seperti Tol Trans Jawa dan jalur arteri Bandung-Nagreg-Tasikmalaya, pihak Dishub juga mengantisipasi lonjakan di jalur wisata pada H+2 Lebaran, khususnya di wilayah Puncak, Bandung Raya (Ciwidey-Lembang), Pantai Palabuhanratu, Pangandaran, hingga Kuningan.

Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, sebanyak 4.300 personel gabungan dari Dishub Jabar, Dishub kabupaten/kota, dan Kemenhub akan diterjunkan di berbagai titik strategis sepanjang periode tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.