Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SPBU dan Lalin Lumpuh Imbas banjir Jalan Outer Ring Road Cengkareng

📅 Senin, 09 Mar 2026, 16:42 WIB | Oleh:
SPBU dan Lalin Lumpuh Imbas banjir Jalan Outer Ring Road Cengkareng Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Banjir yang masih menggenangi Jalan Outer Ring Road Cengkareng membuat sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta lalu lintas di lokasi tersebut lumpuh hingga Senin (9/3) siang.

JAKARTA -- Banjir yang masih menggenangi Jalan Outer Ring Road Cengkareng membuat sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta lalu lintas di lokasi tersebut lumpuh hingga Senin siang.

Banjir merendam area di sepanjang persimpangan Duri Kosambi hingga area putaran balik di bawah flyover Taman Semanan Indah.

Imbasnya, pengendara hanya bisa melintas di dua lajur paling kanan. Kemacetan pun tak terhindarkan di sepanjang jalan tersebut.

Nampak di tepi genangan, para pemotor berhenti dan mewanti-wanti untuk menerobos banjir karena khawatir motornya mogok saat melintas.

Sebagian lagi nekat menerobos, hingga beberapa di antaranya berakhir mogok karena air yang masuk ke dalam mesin.

SPBU Pertamina di sisi jalan pun terlihat lumpuh dan tidak beroperasi akibat turut terendam banjir. Pagar SPBU yang berwarna hitam itu tertutup rapat lengkap dengan gembok dan rantai di bagian depannya.

Selain itu, banjir pun turut merendam area putaran balik menuju ke arah Kembangan di bawah flyover Taman Semanan Indah.

Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).

"Kemarin sampai setengah meter (50 cm), motor pada mogok semua yang lewat sini. Sekarang alhamdulillah mulai surut, udah bisa dilewatin," kata Rizal di lokasi, Senin.

Ia mengatakan, banjir di Jalan Lingkar Luar Jakarta ini terjadi akibat luapan kali dan penampungan air yang berada di kolong jalan tol.

Adapun hujan dengan intensitas tinggi membuat debit air di area penampungan air tersebut tak lagi tertahan hingga meluap ke jalan.

Akibatnya, kemacetan parah pun tak terhindarkan dan menghambat aktivitas usaha di sekitar lokasi banjir, termasuk warung makan milik Rizal.

"Sepi dari kemarin jadinya, pada susah mau beli kan karena banjir," ucap Rizal.

Rizal berharap pemerintah segera membenahi sistem saluran air untuk menanggulangi banjir yang mulai sering merendam wilayah Jakarta Barat beberapa hari terakhir ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.