Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4A TPST Bantargebang setelah Terjadi Longsor

📅 Senin, 09 Mar 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Tutup Sementara Zona 4A TPST Bantargebang setelah Terjadi Longsor Doc: ANTARA
Ket. Operator mengoperasikan alat berat saat melakukan pencarian korban longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup sementara zona 4A di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, setelah terjadi longsor gunung sampah yang menewaskan empat orang.

"Yang ditutup hanya di zona 4A. Tetapi di zona 3 tetap digunakan untuk menampung,” kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Balai Kota, Senin (09/3).

Pramono mengatakan penutupan dilakukan agar proses penanganan dan pemulihan di area longsor dapat berjalan aman. Sementara itu, operasional pengiriman sampah dari Jakarta tetap berjalan dengan pengalihan ke zona lain.

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan dua lokasi pembuangan sementara untuk menampung sampah dari Jakarta. Adapun dua zona tambahan tersebut disiapkan bersifat sementara sambil menunggu penataan kembali area longsor di zona 4A.

Pemerintah berharap pemulihan bisa segera dilakukan agar operasional di zona tersebut dapat kembali normal. "Zona 3 dan dua zona baru sedang kita persiapkan untuk bersifat temporari, sementara. Harapan kami zona 4A segera bisa dipulihkan kembali," kata pramono. 

Sebelumnya, Pramono insiden tersebut terjadi karena curah hujan yang ekstrem hingga mencapai 264 milimeter.

Pramono menjelaskan, peristiwa longsor tersebut terjadi di zona 4A pada pukul 14.30 WIB. Dengan tingginya curah hujan tersebut, air pun masuk ke dalam gunungan sampah di Bantargebang. Akhirnya, kondisi sampah yang licin menyebabkan longsor di kawasan tersebut.

Kejadian itu, lanjut Pramono, menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah.

Setelah meninjau kondisi di Bantargebang pada pagi tadi, Pramono pun segera meminta agar situasi di tempat tersebut segera dinormalkan kembali.

“Terutama Sungai Ciketingnya, agar segera bisa normal kembali. Tempat itu begitu tertutup maka jalannya juga tertutup, di lapangan kelihatan sekali. Dan untuk itu segera akan dinormalkan kembali,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.