Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liga Champions: Atletico Siap Menghadang Kebangkitan Tottenham

📅 Senin, 09 Mar 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Liga Champions: Atletico Siap Menghadang Kebangkitan Tottenham Doc: AFP
Ket. Ilustrasi pertandingan Tottenham Hotspur vs Atletico Madrid.

MADRID - Tottenham Hotspur datang ke Wanda Metropolitano dengan beban berat. Krisis di Liga Inggris membuat klub London Utara itu menjadikan Liga Champions sebagai satu-satunya panggung untuk memulihkan kepercayaan diri saat menghadapi Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar, Rabu (11/3) dini hari WIB.

Di kompetisi domestik, situasi Tottenham benar-benar mengkhawatirkan. Tim asuhan Igor Tudor terus terpuruk dan kini hanya berjarak satu poin dari zona degradasi Liga Inggris. Kekalahan 1-3 dari Crystal Palace pada tengah pekan lalu bahkan memperpanjang rekor buruk mereka menjadi 11 laga liga tanpa kemenangan, catatan terburuk dalam sejarah klub.

Ironisnya, performa Spurs di Eropa justru berbanding terbalik. Di fase liga Liga Champions, Tottenham tampil impresif dengan meraih lima kemenangan dan finis di posisi keempat klasemen dari 36 tim peserta. Mereka bahkan mencatat kemenangan penting 2-0 atas Borussia Dortmund dan Eintracht Frankfurt.

Hasil tersebut membuat Tottenham berada di atas sejumlah klub raksasa Eropa seperti Liverpool, Barcelona, Manchester City, Real Madrid, hingga Chelsea dalam klasemen fase liga. Performa kontras antara kompetisi domestik dan Eropa itu sempat memunculkan perdebatan mengenai kualitas kompetisi di Inggris dibanding liga besar lain di Eropa.

Kini Spurs mengincar kemenangan keempat beruntun di Liga Champions sekaligus mempertahankan rekor pertahanan impresif, setelah mencatat enam clean sheet dalam tujuh laga terakhir di kompetisi ini.

Namun rasa optimistis itu tetap dibayangi performa buruk secara keseluruhan. Tottenham saat ini tengah menelan lima kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk tiga laga pertama sejak Igor Tudor mengambil alih kursi pelatih. Tekanan terhadap pelatih asal Kroasia tersebut semakin besar, bahkan muncul spekulasi bahwa posisinya bisa terancam jika tren buruk ini terus berlanjut.

Di sisi lain, Atletico Madrid datang dengan modal yang jauh lebih stabil, terutama saat bermain di kandang sendiri. Tim asuhan Diego Simeone melangkah ke babak 16 besar setelah melewati duel playoff dramatis melawan Club Brugge dengan agregat 7-4.

Setelah bermain imbang 3-3 di Belgia, Atletico memastikan tiket lolos berkat kemenangan meyakinkan 4-1 di Madrid. Alexander Sorloth menjadi bintang laga dengan mencetak hattrick yang membawa Los Colchoneros melangkah ke fase gugur.

Meski selama ini dikenal dengan pertahanan kokoh, Atletico justru menutup fase liga dengan catatan kebobolan terbanyak di antara 16 tim teratas, yakni 15 gol. Dalam dua pertandingan terakhir saja, mereka sudah kemasukan lima gol.

Meski demikian, performa Atletico di kandang tetap menakutkan. Kemenangan 3-2 atas Real Sociedad di La Liga akhir pekan lalu memperpanjang catatan empat kemenangan beruntun mereka di Wanda Metropolitano, dengan minimal tiga gol tercipta dalam setiap laga tersebut.

Pertemuan ini juga menghadirkan nuansa sejarah. Kedua klub terakhir kali bertemu hampir 63 tahun lalu pada final Piala Winners 1963. Saat itu Tottenham menang telak 5-1 berkat dua gol dari legenda Inggris, Jimmy Greaves.

Namun situasi kali ini jauh berbeda. Dengan kondisi tim yang sedang goyah, mengulang kemenangan besar seperti itu tampaknya menjadi misi yang sangat sulit bagi Spurs.

Dari sisi skuad, Tottenham mendapat sedikit kabar baik dengan kembalinya Cristian Romero setelah menjalani hukuman di kompetisi domestik. Micky van de Ven juga dapat dimainkan karena kartu merah yang ia terima di Liga Inggris tidak berlaku di Liga Champions.

Namun daftar pemain yang absen masih panjang. Wilson Odobert, James Maddison, Dejan Kulusevski, Ben Davies, Lucas Bergvall, Mohammed Kudus, dan Rodrigo Bentancur masih berkutat dengan cedera. Sementara Radu Dragusin masih diragukan tampil setelah mengalami benturan pada laga terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.