Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Geopark Indonesia Bersiap Jalani Revalidasi UNESCO

📅 Senin, 09 Mar 2026, 06:45 WIB | Oleh:
Geopark Indonesia Bersiap Jalani Revalidasi UNESCO Doc: Antara Foto
Ket. Pemandangan Danau Toba di Sumatera Utara.

Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat kolaborasi dengan pengelola taman bumi (geopark) dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempersiapkan secara optimal berbagai aspek yang diperlukan dalam proses revalidasi Geopark Indonesia oleh UNESCO Global Geopark (UGGp) dalam waktu dekat.

"Geopark merupakan ekosistem yang saling berkesinambungan dan menjaga keseimbangan antara konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan pariwisata yang bertanggung jawab," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Widiyanti menjelaskan bahwa taman bumi di Indonesia bukan sekadar destinasi pariwisata, tetapi juga ekosistem yang menyatukan berbagai dimensi pembangunan berkelanjutan.

Taman bumi memegang tiga peran utama dalam pengembangan sektor pariwisata nasional seperti destinasi wisata berbasis alam dan ilmu pengetahuan, penggerak ekonomi masyarakat lokal dan model pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mengintegrasikan pelestarian alam dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sehingga proses revalidasi UGGp dan validasi Aspiring UGGp tahun 2026 merupakan momentum penting dan strategis bagi Indonesia. Status UNESCO Global Geopark menjadi pengakuan internasional dan cerminan komitmen Indonesia dalam mengelola warisan geologi, budaya, dan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan itu.

Pemerintah melalui Bappenas bahkan telah menargetkan negara akan memiliki 17 UNESCO Global Geopark pada 2029, dan sektor pariwisata akan menjadi motor penggerak pemanfaatannya.

“Karena itu, pengembangan geopark sangat sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata dalam membangun destinasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdaya saing global,” kata Widiyanti.

Oleh karenanya, dia meminta pihak-pihak terkait agar mempersiapkan proses revalidasi UGGp dan validasi Aspiring UGGp tahun 2026 secara maksimal.

Upaya tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan pariwisata nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menegaskan pentingnya pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Kementerian Pariwisata juga telah menggelar rapat koordinasi persiapan Revalidasi UGGp dan Validasi Aspiring UGGp secara daring pada Kamis (5/3). Rapat tersebut bertujuan menyatukan visi dan langkah strategis antar pemangku kepentingan, termasuk pembagian peran yang jelas serta penyusunan lini masa kerja yang terukur.

Widiyanti menekankan bahwa seluruh proses persiapan perlu dilaksanakan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan dengan komitmen penuh dari seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Dengan sinergi yang kuat, diharapkan proses revalidasi dan validasi geopark tahun ini diharapkan dapat berjalan optimal, sekaligus mempertahankan status kartu hijau bagi taman bumi yang telah diakui UNESCO serta mendorong geopark yang sedang dalam tahap pengajuan untuk memperoleh pengakuan global.

“Melalui kerja sama yang solid, kita optimistis dapat mempertahankan status kartu hijau bagi taman bumi yang telah terdaftar serta mendorong aspiring geopark Bojonegoro dan Ranah Minang Silokek untuk memperoleh pengakuan sebagai bagian dari UNESCO Global Geoparks tahun ini,” kata Widiyanti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.