Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

9.752 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Perumahan Periuk Kota Tangerang

📅 Senin, 09 Mar 2026, 11:55 WIB | Oleh:
9.752 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Perumahan Periuk Kota Tangerang Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Sebanyak 9.752 jiwa atau 3.337 Kepala Keluarga (KK) warga Periuk, Kota Tangerang terpaksa mengungsi lantaran tempat tinggal mereka terendam banjir hingga lima meter.

Ketua RW setempat, Heri mengatakan banjir dengan ketinggian air mencapai dua hingga lima meter merendam Perumahan Periuk Damai, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Banjir merendam ratusan rumah di Perumahan Periuk Damai dengan ketinggian air berkisar antara dua hingga lebih dari lima meter.

"Sebanyak 286 KK yang tersebar di lima RT di RW 08 Perumahan Periuk Damai terdampak banjir. Banjir yang terjadi sejak Minggu dini hari ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang berlangsung cukup lama," ujar dia, Minggu (8/3).

Kondisi tersebut membuat air Kali Cirarab meluap. Selain itu, sambung Heri, sejumlah tanggul yang jebol serta meluapnya debit air dari Danau Situ Bulakan yang menjadi tandon penampungan air turut memperparah kondisi banjir.

Dia mengaku banjir kali ini merupakan kejadian kedua dalam tahun ini dan kondisinya lebih parah dibandingkan banjir sebelumnya. "Untuk bulan kemarin banjir sekitar dua meter sampai empat setengah meter," kata dia.

"Kalau hari Minggu ini ketinggian mencapai dua meter sampai lima setengah meter. Ini di luar prediksi warga yang memperkirakan ketinggian banjir setengah dari bulan kemarin, ternyata lebih tinggi dan tanggul yang sudah diperbaiki kembali jebol," tambah Heri.

Sementara, Camat Periuk, Andhika Nugraha, mengatakan terdapat 25 titik banjir yang tersebar dilima kelurahan di Kecamatan Periuk dengan total lebih 9.000 jiwa terdampak.

"Ini karena limpasan air dan ada beberapa tanggul yang rembes serta belum optimal menahan debit air yang cukup tinggi hingga meluap," ujar Andika.

"Dari 25 titik banjir, warga mengungsi di 18 posko yang disediakan. Total kepala keluarga terdampak mencapai 3.337 KK dengan jumlah 9.752 jiwa, sedangkan warga yang mengungsi sekitar 8.500 orang," ujar dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.