Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

16 RT dan Dua Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir

24 Senin, 09 Mar 2026, 06:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
16 RT dan Dua Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir 16 RT dan Dua Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir Doc: ANTARA
Ket. Petugas BPBD DKI saat mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Jakarta.

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mendata hingga Senin pukul 06.00 WIB banjir masih merendam sebanyak 16 rukun tetangga (RT) dan dua ruas jalan dengan ketinggian mulai dari setengah meter hingga hampir satu meter.

"Namun, saat ini banjir sudah berangsur surut," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta, Senin (09/3).

BPBD DKI Jakarta mendata pada Minggu (08/3) siang banjir sempat merendam sebanyak 148 RT dan 20 ruas jalan di Jakarta Selatan, Barat, dan Timur. Data tersebut menjadi puncak banjir yang terjadi di Jakarta.

Setelah itu, dari data yang sama banjir berangsur-angsur surut dan pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB banjir masih merendam 16 RT dan dua ruas jalan.

Yohan mengatakan, untuk ketinggian air yang masih merendam 16 RT di Jakarta Barat yaitu dari 30-90 sentimeter (cm).

"Untuk penyebab banjir yaitu hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Sabtu (07/3) dan Minggu (08/3) serta meluapnya sejumlah sungai di daerah tersebut," ujarnya.

Adapun data wilayah terdampak sebagai berikut:

Jakarta Barat terdapat 16 RT, yang terdiri dari:

Kelurahan Duri Kosambi: 4 RT
Ketinggian: 30-80 cm

Kelurahan Rawa Buaya: 7 RT
Ketinggian: 60-90 cm

Kelurahan. Jelambar: 1 RT
Ketinggian: 30 cm

Kelurahan Kembangan Selatan: 2 RT
Ketinggian: 50 cm

Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT
Ketinggian: 40-60 cm.

Jalan yang tergenang sebagai berikut:
1. Jalan Kapuk Muara Raya Kelurahan Kapuk Muara
2. Lampu Merah Luar Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan.

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.