Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Temukan Penumpang Kapal Terjatuh di Perairan Karimun

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:23 WIB | Oleh:
Tim SAR Temukan Penumpang Kapal Terjatuh di Perairan Karimun Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang
Ket. Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian korban terjatuh dari kapal cepat Karunia Jaya di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (8/3).

TANJUNGPINANG -- Tim SAR gabungan berhasil menemukan penumpang kapal cepat Karunia Jaya yang terjatuh di perairan depan Coastal Area Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad korban atas nama Suwandi alias Ationg (42) itu ditemukan terapung di perairan belakang Pulau Merak atau berjarak sekitar 4,5 NM dari lokasi kejadian kecelakaan pada Minggu pagi.

"Korban langsung dievakuasi menuju RSUD Muhammad Sani Kabupaten Karimun," ujar Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Karimun Nugraha Adhe Chandra dalam keterangannya, Minggu siang.

Adhe menjelaskan, kejadian bermula ketika korban Ationg sedang berada di dek atas kapal cepat Karunia Jaya bersama delapan orang rekannya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat kapal baru saja berangkat dari Pulau Parit dalam kondisi cuaca gerimis, korban yang hendak masuk ke dalam kapal terpeleset dan jatuh ke laut.

Kejadian itu segera dilaporkan ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang berjarak sekitar 3,51 NM dari lokasi kejadian kecelakaan, selanjutnya personel SAR gabungan langsung bergerak mencari korban.

"Jasad korban baru ditemukan pada operasi pencarian hari keempat," ungkap Adhe.

Adhe menambahkan keberhasilan pencarian korban merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur SAR gabungan yang terlibat, meliputi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Lanal Pulau Buru, Satpolairud Polres TBK, Ditpolairud Polda Kepri, KPLP, agen kapal Karunia Jaya, serta dibantu oleh nelayan setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.