Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Situbondo Mencekam, Banjir Bandang Terjang 6 Kecamatan, 2 Warga Hilang Misterius Terseret Arus

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 19:24 WIB | Oleh:
Situbondo Mencekam, Banjir Bandang Terjang 6 Kecamatan, 2 Warga Hilang Misterius Terseret Arus Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat di lokasi terdampak banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo, Jawa Timur. Minggu (8/3).

SITUBONDO - Bencana banjir bandang kembali melumpuhkan sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyusul luapan Sungai Lubawang yang terjadi pada Sabtu (7/3) malam.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo melaporkan, selain merendam ribuan permukiman warga di enam kecamatan, musibah ini juga menyebabkan dua orang warga dinyatakan hilang diduga akibat terseret arus deras. Mengingat skala kerusakan infrastruktur dan dampak sosial yang lebih masif dibandingkan kejadian Januari lalu, pemerintah daerah kini resmi meningkatkan status penanganan menjadi tanggap darurat guna mempercepat proses pencarian korban serta pemulihan pascabencana.

Dua orang yang dilaporkan hilang dan diduga terseret arus banjir pada Sabtu (7/3) itu adalah Tohari alias Pak Has (40) warga Desa Patemon, dan Jaelani warga Desa Sumberanya, Kecamatan Jatibanteng.

"Tadi kami juga mendapatkan laporan bahwa ada dua warga dari Desa Patemon dan Sumberanyar (Kecamatan Jatibanteng) dinyatakan hilang," kata Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di sela meninjau terdampak banjir bandang di Desa Kalianget, Kecamatan, Banyuglugur, Situbondo, Minggu.

Banjir luapan Sungai Lubawang yang menerjang Desa Kalianget pada Sabtu (7/3) malam, lanjut dia, lebih besar dibandingkan banjir yang terjadi pada 21 Januari lalu.

Menurut  Rio, bencana banjir bandang kali ini cukup parah mengakibatkan rumah-rumah terdampak rusak termasuk infrastruktur, dan sehingga pemerintah daerah setempat meningkatkan status tanggap darurat untuk penanganan pascabencana banjir bandang.

"Tadi saya berjalan berkeliling banyak tembok pagar roboh, pohon-pohon tumbang, karena kemarin malam hujan deras juga disertai angin kencang," katanya.

Kapolsek Besuki, Iptu Agus Nurahmadi mengatakan dua orang dinyatakan hilang oleh keluarganya yakni Tohari alias Pak Has dikabarkan sedang mencari rumput di sekitar sungai yang meluap dan menyebabkan banjir bandang.

"Keluarga dan warga di sana sudah mencari sejak kemarin petang, namun sampai hari ini belum juga ditemukan. Sementara Jaelani, juga dinyatakan hilang usai panen jagung di kawasan sungai di desanya, dan diduga terbawa arus sungai saat melintas di Dam Goa, arah pulang ke rumahnya," katanya.

Data BPBD Situbondo menyebutkan, banjir luapan air sungai terjadi di enam kecamatan yakni di Kecamatan Banyuglugur, ada dua desa terdampak yakni Desa Kalianget dan Desa Banyuglugur. Di Kecamatan Besuki ada lima desa yakni Desa Kalianget, Besuki, Kalimas, Bloro dan Pesisir.

Di Kecamatan Jatibanteng ada dua desa terdampak yakni Jatibanteng dan Wringin anom. Kecamatan Mlandingan ada dua desa yakni Selomukti dan Sumberpinang dan satu desa di Kecamatan Bungatan yakni Desa Bungatan, dan di Kecamatan Kendit ada dua desa, yakni Klatakan dan Kendit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.